
Juru bicara pansel calon pimpinan KPK, Betti S. Alisjahbana.
JawaPos.Com - Bareskrim Mabes Polri sampai saat ini tetap bertahan untuk tidak akan mengumumkan nama maupun inisial calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) yang menyandang status tersangka. Sejumlah nama beken yang masuk dalam seleksi tahap akhir memang disebut-sebut menjadi tersangka yang kasusnya ditangani Bareskrim.
Namun, panitia seleksi (pansel) capim KPK juga tak mau membuka identitas kandidat yang menyandang status tersangka itu. "Kita enggak berwenang mengumumkan," kata juru bicara pansel, Betti S Alisjahbana kepada JawaPos.Com, Sabtu (28/8).
Selentingan yang beredar menyebut tersangka itu adalah Johan Budi. Namun, ada pula informasi bahwa tersangka itu adalah Budi Santoso, komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang juga mendaftar sebagai capim KPK.
Baik Johan maupun Budi memang masuk dalam 19 nama capim yang akan dipilih lagi oleh pansel menjadi delapan nama saja untuk diserahkan ke Presiden Joko Widodo. Namun, Johan maupu Budi sama-sama membantah kabar yang menyebut mereka menjadi tersangka.
Saat disinggung soal nama-nama itu, Betti pun menampiknya. Menurutnya, pansel sudah mengantongi delapan nama yang akan dibawa ke Presiden Joko Widodo sebelum Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso menyatakan ada satu tersangka di antara 19 nama capim yang mengikuti seleksi wawancara.
Betty bahkan memastikan satu tersangka yang dijerat Bareskrim itu tidak termasuk dalam delapan yang sudah dipilih pansel untuk disetorkan ke presiden. Sebab, saat pansel memilih delapan nama yang akan diserahkan ke presiden, capim KPK berstatus tersangka itu sudah tidak masuk di dalamnya.
Menurut Betti, capim yang menyandang status tersangka itu juga bukan nama yang diunggulkan. “Memang itu (tersangkanya) calon yang tidak kita pilih (dari 19 nama capim KPK)" katanya sedikit memberikan bocoran.(put/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
