
Umat Islam saat menunaikan ibadah haji dan umrah berangkat ke tanah suci melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah
JawaPos.com - Pencabutan ijin operasional Hannien Tour sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) menambah panjang daftar hitam agen yang tidak beres. Kasus itu mengingatkan kembali kepada kasus heboh First Travel yang kini ditangani kepolisian. Apakah kasusnya sama?
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag), Arfi Hatim memastikan yang terjadi pada Hannien Tour dan First Travel berbeda. Sebab, modus penipuan yang dilakukan oleh Hannien Tour tidak sama dengan apa yang dilakukan First Travel.
Seperti diberitakan JawaPos.com, pemilik First Travel diduga menyelewengkan dana jamaah umrah untuk berfoya-foya. Termasuk, mengikuti ajang mode New York Fashion Week (NYFW) Spring/Summer 2018, sampai membeli saham Restoran Nusa Dua di London, Inggris. Selain itu, uang para jamaah juga untuk kepentingan pribadi lainnya seperti membeli rumah, mobil dan menyewa kantor.
"Hannien itu menelantarkan jamaah, modusnya beda (dengan First Travel). Kalau Hannien, ada miss management dengan beberapa kantor cabangnya. Dia juga jual harga promo, tapi kemudian harga promonya ini ada persentase tidak seimbang dengan harga regular yang dijual cabang," ujar Arfi pada JawaPos.com, Senin (1/1).
Arfi menambahkan, tidak ada kontrol dari kantor pusat kepada kantor cabang adalah penyebabnya. Itu mengakibatkan harga promo dan harga regular tidak sesuai bahkan tidak masuk akal. Sampai saat ini, Arfi menjelaskan sudah ada 1.800 orang yang menjadi korban yang terlantar oleh Hannien Tour.
"Ada 1.800 orang yang menjadi korban. Untuk kerugian, masih didalami oleh polisi juga," jelas Arfi. Konon, kerugian yang muncul dari miss management itu menembus Rp 37,8 miliar.
Kasus penelantaran jemaah umrah PT. BPW Al-Utsmaniyah mulai terungkap pada April 2017, dengan adanya pengaduan masyarakat baik secara langsung kepada Kementerian Agama maupun melalui media massa. Atas adanya laporan tersebut, Kemenag melakukan pemanggilan (klarifikasi) terhadap PT. BPW Al-Utsmaniyah atau Hannien Tour.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
