
Ilustrasi pesawat perintis di Papua. Kemenko Polkam mengonfirmasi adanya pesawat milik smart Air yang ditembaki di Papua Selatan. (Freepik)
JawaPos.com - Insiden penembakan pesawat penumpang milik Smart Air Aviation di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Rabu (11/2) terjadi saat pesawat bernomor registrasi PK-SNR itu mengangkut 13 penumpang. Meski seluruh penumpang selamat, dalam insiden tersebut pilot dan kopilot dipastikan tewas.
Kepala Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa penembakan terjadi saat pesawat perintis tersebut mendarat pada pukul 11.17 WIT. Orang tidak dikenal (OTK) langsung memberondong tembakan. Akibatnya pilot dan kopilot pesawat itu meninggal dunia. Masing-masing korban bernama Egon Erawan dan Baskoro.
”Keduanya sempat mengirim pesan darurat melalui perangkat GPS sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar landasan,” ungkap Faizal.
Menurut Faizal, 13 penumpang pesawat tersebut selamat karena berhasil melarikan diri ke hutan setelah pesawat mendarat. Di antara 13 penumpang itu, ada seorang bayi. Sebelum penembakan terjadi, pesawat itu lepas landas dari Tanah Merah pada pukul 10.35 WIT. Saat roda pesawat menyentuh landasan, tembakan tiba-tiba datang dari arah hutan.
”Situasi langsung kacau. pilot, kopilot, dan penumpang berhamburan turun dan berusaha menyelamatkan diri,” bebernya.
Faizal menyampaikan bahwa beberapa menit setelah kejadian, pilot sempat mengirim pesan singkat darurat melalui GPS Garmin kepada petugas operasional penerbangan. Pilot tersebut melaporkan bahwa mereka ditembaki dan berlari menyelamatkan diri ke hutan. Setelah itu, koordinasi cepat dilakukan antara pihak bandara, TNI, dan Polri untuk mengevakuasi korban dan mengamankan area.
”Sore ini, pasukan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian,” imbuhnya.
Rencananya besok pagi (12/2), Faizal dan jajaran akan terbang ke Papua Selatan untuk memimpin proses penyelidikan serta pengejaran terhadap para pelaku. Atas insiden itu, Faizal menyampaikan ucapan duka cita. Menurut dia, kedua korban tengah menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah pedalaman Papua Selatan.
”Penembakan terhadap penerbangan sipil adalah kejahatan serius. Satgas Damai Cartenz bergerak cepat untuk mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, serta memburu pelaku agar dapat diproses sesuai hukum,” kata dia.
Senada Wakil Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Adarma Sinaga menyampaikan bahwa pengamanan jalur penerbangan sipil di pedalaman akan diperketat. Menurut dia, pesawat perintis adalah urat nadi kehidupan masyarakat pedalaman Papua yang sangat penting dan vital.
”Kami tidak akan membiarkan aksi teror seperti ini mengganggu akses logistik, kesehatan, dan mobilitas warga. Langkah penindakan dan pengejaran pelaku sedang berjalan,” tegasnya.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
