
Muannas Alaidid ingin memberantas intoleransi dan diskriminasi, serta penyebaran hoax dan isu SARA.
JawaPos.com - Komika Pandji Pragiwaksono tengah menjadi sorotan publik setelah pertunjukan stand-up comedy terbarunya bertajuk "Mens Rea" yang dilaksanakan di sejumlah kota di Indonesia dan ditayangkan di platform digital.
Pertunjukan tersebut telah menjadi polemik dan mendapat kecaman publik karena materi yang dibawakan Pandji tidak sekadar melontarkan kritik sosial atau politik, tetapi dianggap telah mengajak publik menertawakan praktik ibadah umat Islam di hadapan ribuan penonton.
Founder Indonesian Cyber, Muannas Alaidid, menganggap materi dalam penampilan Pandji yang diduga melecehkan agama Islam dengan menyinggung candaan soal ibadah sholat tersebut telah melewati batas kebebasan berekspresi.
Dalam postingan di platform media sosial Instagram dan X @muannas_alaidid pada Sabtu (10/1/2026), ia menyampaikan bahwa materi Pandji Pragiwaksono soal sholat dianggap telah merusak akidah Islam dengan menjadikan sholat sebagai bahan lelucon di ruang publik.
Ia juga mengingatkan publik terkait rekam jejak Pandji yang sebelumnya menuai kritik usai menyinggung kelompok lain. Menurutnya, polemik kali ini jauh lebih serius karena menyentuh ranah keyakinan umat.
"Setelah melecehkan Suku Toraja, sekarang Pandji Pragiwaksono melecehkan agama Islam. Ia mengumpulkan puluhan ribu orang untuk mengajak mereka menertawakan sholat dan ormas Islam," tulis Muannas.
Menurut Muannas, menjadikan sholat sebagai bahan satire politik merupakan tindakan yang tidak pantas dan berpotensi melukai perasaan umat Islam.
"Kini, Sholat dijadikan bahan lelucon untuk apa? satire politik. Apakah pantas agama yang kita jadikan pedoman, dijadikan materi komedi atas dasar kritik politik? Apakah harus membawa-bawa agama dalam urusan politik? Apa melecehkan agama dan suku di Indonesia sekarang sudah dianggap sebagai kebebasan berekspresi?," terangnya.
Muannas mengingatkan bahwa sholat adalah perintah yang disampaikan langsung oleh Allah SWT tanpa melalui malaikat Jibril. Dengan melakukan sholat, kita dijauhkan dari perbuatan keji dan munkar.
"Kelak nanti, sholat menjadi ibadah yang pertama kali dihisab. Berbagai keutamaan sholat membuatnya ibadah ini menjadi tiang agama Islam," ujarnya.
Muannas mengatakan, Pandji telah melampaui batas toleransi publik. Ia bahkan menyerukan sikap tegas jika negara dinilai tidak mengambil peran.
"Tentu semua ada batasannya dan Pandji jelas-jelas telah menjadi bagian orang yang melewati batas. Kalau negara diam, rakyat yang harus bergerak," pungkas Muannas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
