Petugas berupaya membuka akses yang teputus di Jorong Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar. (BNPB)
JawaPos.com - Longsor kembali terjadi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis dini hari (1/1). Merujuk laporan yang disampaikan oleh masyarakat, hujan deras memicu terjadinya longsor susulan pada pukul 01.45 WIB. Akibatnya, akses jalan yang menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi tertimbun material longsor.
Atas kondisi tersebut, Polsek Tanjung Raya dan Polres Agam menyiagakan personel. Mereka melakukan pemantauan dan penanganan darurat di lokasi terdampak longsor. Berdasar keterangan resmi yang diterima oleh awak media pada Jumat (2/1), akses jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah. Bahkan, beberapa rumah warga dilaporkan ikut tertimbun material longsor.
Dalam keterangan yang sama turut disampaikan bahwa material longsor sempat menimbun salah satu alat berat. Namun, alat berat itu kini sudah dievakuasi. Petugas juga melaporkan kondisi di lokasi terdampak longsor masih turun hujan sampai pagi tadi. Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya longsor lanjutan di Agam.
”Polsek Tanjung Raya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari daerah rawan longsor, serta mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” ungkap Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar.
Menurut Muzakar, longsor berdampak pada akses utama di wilayah tersebut. Dia menyatakan bahwa pihaknya kini fokus membuka aliran air yang tertutup material longsor. Tujuannya agar air tidak meluap dan membanjiri daerah terdampak longsor. Selain itu, turut dilakukan pembersihan menggunakan alat berat untuk membuka kembali akses jalan yang terputus.
”Bersama unsur terkait, Polsek Tanjung Raya terus bersiaga di lokasi bencana serta melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan sembari memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak,” kata dia.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari juga mengingatkan agar masyarakat mewaspadai potensi terjadinya bencana hidrometeorologi basah. Mengingat hujan deras masih terus turun di beberapa daerah, termasuk lokasi terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera.
”Apabila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dapat menyebabkan terjadinya luapan air, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di tiga kabupaten,” ujarnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
