Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim keluar dari Gedung Merah Putih KPK usai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses penyelidikan terkait dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) era Nadiem Makarim masih terus berjalan.
Hal ini disampaikan setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Mendikbudristek tersebut sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan lembaganya tetap fokus menangani dugaan korupsi pengadaan Google Cloud. Bahkan, Nadiem sempat diperiksa dalam kasus ini, pada Kamis (7/8) lalu.
“Sampai dengan saat ini penyelidikan perkaranya masih berproses, karena dua hal yang berbeda, penanganan di KPK terkait pengadaan Google Cloud-nya,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (4/9).
Budi menambahkan, pihaknya belum bisa membuka detail perkembangan perkara. Menurutnya, penyelidikan yang dilakukan KPK masih berada pada tahap awal, sehingga membutuhkan waktu untuk mengumpulkan bukti dan keterangan yang relevan.
“Sampai saat ini masih berproses. Detailnya seperti apa, belum bisa disampaikan karena masih tahap penyelidikan,” jelasnya.
KPK, lanjut Budi, meminta publik bersabar menunggu hasil dari penyelidikan yang dilakukan. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam mengungkap perkara besar yang menyangkut kepentingan publik.
“Kita sama-sama tunggu perkembangannya, ya,” ucapnya.
Menurut Budi, proses hukum yang berjalan di Kejagung tidak akan menghalangi langkah KPK. Ia menegaskan, kedua penanganan perkara ini memiliki ruang lingkup yang berbeda meskipun sama-sama terkait dengan program digitalisasi pendidikan di era kepemimpinan Nadiem Makarim.
“Yang pasti, KPK tetap berkomitmen menuntaskan penyelidikan ini sesuai kewenangan yang dimiliki. Jadi tidak ada tumpang tindih, karena ranahnya berbeda,” ujar Budi.
Dalam pengusutan kasus ini, KPK juga telah memeriksa mantan staf khusus (stafsus) Nadiem, Fiona Handayani pada Rabu (3/9). Namun, Fiona memilih bungkam saat keluar dari ruang pemeriksaan KPK.
Tak hanya itu, KPK juga telah memeriksa pemegang saham Gojek Tokopedia (GoTo) Melissa Siska Juminto dan mantan CEO GoTo Andre Sulistyo.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
