
Ilustrasi korban aksi begal payudara.
JawaPos.com - Kriminalitas di jalan raya kian mengkhawatirkan. Aksi pencurian, perampasan, hingga begal bisa terjadi kapan saja tanpa memandang siapa korbannya. Baik pengemudi mobil maupun pengendara motor, semua berisiko bila lengah barang sedetik saja.
Karena itu, memahami strategi pencegahan dan cara menghadapi tindak kriminal menjadi bekal penting setiap kali bepergian. Dengan kewaspadaan dan langkah tepat, kamu bisa menekan kemungkinan menjadi sasaran pelaku kejahatan.
Mulai dari teknik berkendara yang aman, kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele, hingga membawa alat pertahanan diri bisa menjadi penyelamat.
Berikut 7 cara ampuh yang sebaiknya kamu terapkan agar lebih aman di jalan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Utamakan Defensive Driving
Defensive driving atau berkendara secara defensif adalah kunci utama menghindari bahaya di jalan. Prinsip ini menekankan kewaspadaan dan kehati-hatian, bukan sekadar cepat sampai tujuan. Pengendara yang menerapkan defensive driving sadar penuh akan kondisi tubuh, aturan lalu lintas, serta potensi kesalahan pengemudi lain.
Dengan sikap ini, kamu diharapkan mampu mengantisipasi segala kemungkinan buruk, mulai dari kendaraan bermasalah, manuver pengendara lain, hingga kondisi jalan. Intinya, jangan egois atau mudah terpancing emosi, karena jalan raya adalah ruang bersama yang menuntut saling menghargai.
2. Jangan Main Smartphone Saat Berkendara
Bermain ponsel sambil menyetir adalah kebiasaan berbahaya yang membuat fokus buyar. Apalagi bila kamu melintas di jalur rawan kriminalitas. Mengetik pesan, membuka media sosial, atau sekadar mendengar musik bisa mengurangi kewaspadaan dan memberi peluang emas bagi pelaku kejahatan.
Lebih baik tahan diri sejenak hingga benar-benar aman untuk berhenti bila ingin menggunakan ponsel. Fokus penuh pada sekitar jauh lebih penting daripada sekadar update status.
3. Hindari Membuka Mobil dari Jauh
Banyak pengendara terbiasa membuka kunci mobil dengan remote padahal masih berjarak cukup jauh. Padahal, kebiasaan ini bisa dimanfaatkan pencuri yang sudah mengintai. Begitu pintu terbuka, mereka berpeluang masuk lebih dulu untuk mengambil barang berharga.
Karena itu, biasakan baru menekan tombol remote ketika posisi kamu sudah benar-benar dekat dengan mobil. Langkah kecil ini bisa menyelamatkan kamu dari risiko pencurian.
4. Simpan Barang Berharga dengan Benar
Meninggalkan dompet, gadget, atau barang berharga di dalam mobil meski hanya sebentar tetaplah berisiko tinggi. Pelaku kriminal hanya butuh hitungan detik untuk memecahkan kaca dan membawa kabur barang tersebut.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
