Ilustrasi judi online. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda DIY akhirnya buka suara mengenai pelapor dalam kasus judi online (judol) yang berhasil diungkap di Banguntapan, Bantul. Dalam kasus itu, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Masing-masing berinisial RDS, EN, DA, NF, dan PA.
Menariknya, polisi menyebut praktik ini justru merugikan pihak bandar judi online. Pernyataan itu menimbulkan pertanyaan publik, siapa pelapor dalam kasus ini?
Dikutip dari Radar Jogja (JawaPos Group), Direktur Reskrimsus Polda DIY AKBP Prof Dr Saprodin mengungkapkan, laporan terkait sindikat judol ini datang dari masyarakat. Ia mengklaim berdasarkan hasil lidik, pelapor sindikat pemain judol di Banguntapan bukanlah seorang bandar.
"Masyarakat yang baik mau melaporkan polisi itu sudah jempol dan tugas kami melindungi pelapor," ujarnya, Kamis (7/8).
Saprodin menegaskan, identitas pelapor dirahasiakan demi keamanan. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya konflik berkepanjangan di masyarakat.
Pihaknya juga tidak mempermasalahkan adanya spekulasi yang berkembang di masyarakat tentang dugaan pelapor adalah bandar.
"Yang jelas saya anggap itu adalah masyarakat yang mau menyampaikan koreksi," katanya.
Polisi Pastikan Tak Ada Titipan atau Lobi Bandar Judol
Menepis tudingan adanya intervensi, Saprodin menegaskan penanganan kasus ini murni untuk menegakkan hukum. Ia mengaku tidak mengenal bandar judol, serta memastikan tidak ada "lobi" dari mereka.
"Tidak ada satupun bandar yang saya kenal dan memang tidak ada yang lobi-lobi saya," bantahnya.
Ia mengaku masih menyelidiki keberadaan bandar judol tersebut. Namun, asal-usul bandar masih menjadi misteri.
"Tim IT kami sudah maksimal," tambahnya.
Polisi Harus Ungkap Siapa Pelapor dan Bandar Yang Diuntungkan
Kadiv Humas Jogja Police Watch (JPW) Baharuddin Kamba mempertanyakan siapa sebenarnya pelapor kasus ini. Pasalnya, sangatlah janggal apabila pemain judol ditangkap, sementara bandarnya bebas berkeliaran.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
