
Basarnas mengangkat mobil Brigjen TNI (Purn) Hendra Hendrawan Ostevan dari dasar Laut Marunda pada Sabtu (18/1). (Kantor SAR Jakarta)
JawaPos.com – Kantor SAR Jakarta memastikan bahwa tidak ada korban lain dalam kasus penemuan jenazah Brigjen TNI (Purn) Hendra Hendrawan Ostevan pada Jumat pekan lalu (10/1).
Informasi tersebut mereka pastikan setelah berhasil menemukan dan mengangkat bangkai mobil yang digunakan oleh Hendra sebelum ditemukan meninggal dunia oleh nelayan.
Mobil Toyota Vios dengan nomor polisi B 1606 LB itu mereka temukan pada Sabtu pagi (18/1).
”Kendaraan tersebut ditemukan pada Sabtu sekitar pukul 08.55 WIB pada radius sekitar lima meter dari bibir dermaga dan kedalaman sekitar enam meter dari atas permukaan air,” ungkap Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari.
Desiana menegaskan, tidak ada korban lain yang terjebak di dalam mobil tersebut. Demikian pula di sekitar lokasi penemuan mobil itu, tim SAR tidak mendapati ada korban lainnya.
”Setelah dilakukan pengecekan, tidak ada korban lain di dalam mobil tersebut. Dan selanjutnya (mobil itu) diserahterimakan kepada tim penyidik dari Polda Metro Jaya untuk pengembangan selanjutnya,” kata dia.
Setelah ditemukan, Tim SAR mengangkat mobil tersebut menggunakan crane. Mobil berhasil diangkat sekitar pukul 10.48 WIB.
Desiana menyatakan bahwa temuan mobil itu sekaligus menyudahi operasi pencarian yang mereka lakukan selama tiga hari belakangan. Mobil tersebut diangkat dalam keadaan rusak setelah tercebur dan jatuh ke laut pada Kamis dini hari (9/1).
“Maka dengan ini operasi SAR terhadap korban kecelakaan mobil yang tercebur di Dermaga KCN Marunda kami tutup,” kata Desiana.
Sebelumnya mobil Toyota Vios itu terlihat menceburkan diri pada Kamis pekan lalu sekitar pukul 00.40 WIB di Dermaga KCN Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Tim SAR mencari mobil tersebut atas permintaan dari Polda Metro Jaya untuk memastikan ada tidaknya korban lain di dalam kendaraan tersebut, setelah jenazah korban ditemukan pada jumat (10/1).
