KASUS PEMBUNUHAN: Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah) bersama kakak Vina, Marliana (dua dari kanan) di Jakarta, Rabu (29/5).
JawaPos.com-Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky yang dibuat pada 2024 dianggap bertentangan dengan BAP 2016. Karena itulah, dengan adanya 2 BAP yang saling bertentangan tersebut, sejumlah pihak menganggap konstruksi hukum atas kasus tersebut sudah berantakan.
Apalagi dalam gugatan sidang praperadilan, Pegi Setiawan yang disebut sebagai salah satu pelaku pembunuhan Vina berhasil menang melawan pihak kepolisian dari Polda Jawa Barat. Dengan demikian, status tersangka yang sempat disandang Pegi jadi gugur.
Hotman Paris selaku kuasa hukum mendiang Vina Cirebon memberikan dukungan apabila para terpidana akan mengajukan PK. Mengingat konstruksi atas kasus ini disebutnya sudah hancur lebur.
"Adanya pengakuan dari semua terpidana di tahun 2024 bahwa DPO itu fiktif sudah menjadi alasan yang kuat untuk PK. Ini sudah porak poranda, sudah hancur lebur. oleh karena itu bisa diajukan PK," kata Hotman Paris dalam video diunggah di Instagram.
Pihak keluarga mendiang Vina Cirebon menaruh harapan agar kasus tersebut dapat diungkap dengan sebenar-benarnya. Oleh sebab itu, perlu dibentuk tim pencari fakta supaya konstruksi kasusnya dimulai dari titik nol lagi supaya hal-hal yang disembunyikan dapat terbongkar.
"Kami netral, kami tidak memihak. Karena kami tidak mau orang yang tidak berdosa divonis bersalah," ucap Hotman Paris.
Diketahui, Vina Cirebon meninggal dunia bersama Eky dalam kejadian tragis pada 27 Agustus 2016 silam di Cirebon Jawa Barat. Keduanya meninggal setelah dibunuh oleh sejumlah orang dari geng motor. Sebelum dibunuh, Vina lebih dulu menjadi korban rudapaksa yang dilakukan secara bergiliran oleh para pelaku.
Kasus pembunuhan Vina dan Eky sempat terlupakan oleh publik. Kasus ini kembali mencuri perhatian dan viral di media sosial setelah diangkat ke dalam film oleh rumah produksi Dee Company di bawah arahan sutradara Anggy Umbara.
Kasus tersebut semakin mendapat perhatian secara hukum setelah Hotman 911 turun tangan mendesak pihak berwajib menuntaskan kasus pembunuhan Vina yang masih menjadi misteri sampai sekarang. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
