Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Juli 2024 | 21.31 WIB

Impor Beras Rp 2,7 Triliun Diduga Ada Mark Up dan Bernuansa Korupsi, DPR Didorong Bentuk Pansus

Penerbitan izin impor beras yang kembali dikeluarkan pemerintah dinilai makin menyengsarakan petani. - Image

Penerbitan izin impor beras yang kembali dikeluarkan pemerintah dinilai makin menyengsarakan petani.

JawaPos.com - Impor beras oleh Perum Bulog disinyalir mengandung mark up atau penggelembungan harga. Dengan adanya dugaan tersebut, Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mendorong DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait dugaan mark up impor beras sebanyak 2,2 juta ton. Diduga impor beras sebanyak 2,2 juta ton mencapai Rp 2,7 triliun.

Fernando Emas menaksir kerugian negara akibat demurrage impor beras mencapai Rp 294,5 miliar. “Saya mendukung dibentuknya Pansus oleh DPR untuk melakukan pendalaman terkait dengan proses dan penetapan kuota impor beras Bulog,” kata Fernando pada Jumat (5/7).

Fernando menegaskan, pembentukan Pansus di DPR terkait dengan skandal impor beras juga diperlukan untuk memperbaiki tata kelola sektor pertanian. Fernando ingin negara ke depan dapat lebih berpihak pada petani. “Jangan sampai negara hanya mengandalkan impor dan tidak melibatkan petani difasilitasi untuk menjaga ketersediaan pangan dalam negeri,” jelasnya.

Fernando mengaku tidak ingin ada segelintir pihak yang dengan sengaja menikmati kebijakan impor beras tersebut. Sehingga, wajar bila Pansus diperlukan guna mengorek dan mendalami skandal impor beras tersebut.

“Jangan-jangan ada pihak tertentu yang memang sangat menikmati kebijakan impor beras,” tandas Fernando.

Sebelumnya, Studi Demokrasi Rakyat (SDR) yelah melaporkan dugaan korupsi ini kepada KPK pada Rabu (3/7). KPK diminta segera mengusut skandal ini dengan memeriksa saksi-saksi.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore