
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada hari Rabu (7/2). /
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memberikan saran agar distribusi bantuan sosial (bansos) dilakukan dalam bentuk uang melalui transfer bank atau kantor pos.
Hal itu karena pihak KPK merasa cara tersebut akan efektif mencegah berkembangnya kasus korupsi.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan saran tersebut dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada hari Rabu (7/2).
Menurut pihaknya, dengan merubah bansos dalam bentuk uang dan ditransfer melalui bank dapat menutup celah korupsi serta tidak dapat dimanfaatkan menjadi bentuk politik uang.
“Bansos bukan berupa barang, tetapi berupa uang yang disalurkan melalui kantor pos atau bank. Tujuannya agar bansos efektif mencapai tujuan, tepat sasaran, dan efisien dalam proses distribusinya,” ujar Nusron seperti dilansir dari Antara Kamis (8/2).
Menurutnya saran ini sekaligus sebagai rekomendasi agar bansos disalurkan dengan basis data terbaru yang valid.
Karena hal itu merupakan wujud komitmen pihak KPK dan pemerintah untuk menutup celah tindakan korupsi dalam bentuk bansos pada rakyat.
“KPK telah memberikan rekomendasi dan membuat komitmen bersama pemerintah untuk tidak membuka peluang tindak pidana korupsi serta politik uang dalam pemberian bansos pada masyarakat,” kata dia.
Wakil Ketua KPK tersebut juga menegaskan bahwa kegiatan pemilu sangat penting untuk memastikan proses pemilihan pemimpin bangsa dan negara Indonesia dilaksanakan secara jujur dan adil.
Sebab, dengan cara tersebut demokrasi akan menghasilkan pemimpin seperti yang dicita-citakan masyarakat.
Selain itu ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung terlaksananya kegiatan pemilu yang kondusif serta terhindar dari segala bentuk praktik tindakan korupsi.
Oleh karena kegiatan pemilu ini sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia.
“Maka dari itu KPK merasa jadi bagian dari bangsa Indonesia yang akan turut serta memastikan pelaksanaan kegiatan Pemilu 2024 ini bebas dari praktik money politic serta benturan antar kepentingan,” pungkasnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
