
Terdakwa kasus suap dan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2020). Sidang tersebut beragendakan pemeriksaan saksi dari
JawaPos.com - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengapresiasi Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin yang ingin menerbitkan surat edaran terkait pelarangan kepada terdakwa yang mendadak menggunakan atribut keagamaan saat menjalani persidangan. Dia meminta, Korps Adhyaksa segera menerbitkan aturan tersebut.
"Saya acungkan jempol buat Pak Jaksa Agung untuk hal ini. Karenanya, segera diterbitkan peraturan Jaksa Agung soal larangan atribut keagamaan bagi terdakwa," kata Nasir Djamil dikonfirmasi, Rabu (17/5).
Politikus PKS ini mengaku heran kepada terdakwa yang tiba-tiba menggunakan atribut keagamaan dalam menjalani sidang. Dia menyebut, pakaian keagamaan yang dipakai secara tiba-tiba menyudutkan agama.
"Secara pribadi, saya juga heran, kok terdakwa kadang menggunakan atribut agama Islam seperti kopiah haji, baju koko, kerudung, atau pakaian abaya serta memakai cadar saat menjalani persidangan. Tentu saja, atribut ini menyudutkan umat Islam," tegas Nasir.
Dia memandang, atribut keagamaan tersebut terkesan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi yang seolah-olah bertaubat dari perbuatan jahat.
"Kepada Jaksa Agung saya ucapkan apresiasi atas inisiatif tersebut. Sudah saatnya dibuat aturannya sehingga atribut keagamaan tidak dipakai lagi oleh terdakwa," ujar Nasir.
Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin berencana menerbitkan edaran ke seluruh jajarannya terkait larangan seluruh terdakwa yang mendadak menggunakan atribut keagamaan saat menjalani persidangan. Sebab, Jaksa Agung mengaku geram melihat terdakwa yang secara mendadak menggunakan atribut keagamaan.
Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) Ketut Sumedana menyatakan, surat edaran tersebut diharapkan dapat menghindari kesan bahwa tindak pidana hanya dilakukan oleh suatu pemilik agama tertentu.
"Seolah-olah alim pada saat disidangkan, kami nanti samakan semua. Yang penting berpakaian sopan di depan persidangan," pungkas Ketut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
