
Penampakan ratusan kendaraan hasil curian yang ditampung di Gudang Balkir Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (AD) di Sidoarjo.
JawaPos.com- Beberapa hari yang lalu, Kamis (4/1), masyarakat dihebohkan dengan kasus sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kontroversialnya lagi, sindikat curanmor tersebut melibatkan oknum anggota TNI AD.
Kasus sindikat curanmor itu dibongkar oleh Polda Metro Jaya bersama dengan Kodam V/Brawijaya. Petugas gabungan menemukan adanya dugaan sindikat curanmor dilakukan oleh oknum sipil dan oknum anggota TNI AD.
Bagaimana bisa oknum yang merupakan bagian dari penjaga keamanan negara terlibat kasus sindikat curanmor? Ternyata aksi yang dilakukan sejak 2022 itu, ada keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan ratusan kendaraan tersebut,
JawaPos.com akan merangkum sejumlah fakta sindikat curanmor di Markas TNI Sidoarjo itu sebagai berikut:
Baca Juga: Klarifikasi Pernyataan Kapolri soal Estafet Kepemimpinan Berbau Politik, Polri Tegaskan Netral
Ratusan kendaraan dikirim ke Timor Leste
Dari hasil penyelidikan dari petugas gabungan didapatkan bahwa sejumlah 264 unit kendaraan akan dikirimkan ke luar Jawa yakni di Timur Leste. Rinciannya yaitu, 215 motor dan 49 mobil.
Ratusan kendaraan curanmor itu ternyata disimpan di Kompleks Gudang Balkir Pusat Zeni Angkatan Darat, Buduran, Sidoarjo, yang merupakan markas TNI. Bagaimana bisa? Sebab adanya keterlibatan anggota TNI dalam kasus tersebut.
Terdapat empat lokasi penyimpanan yakni di dalam rumah dinas yang tidak terpakai, Di samping lapangan tenis, di dalam gudang yang tidak terpakai, di dalam aula yang tidak terpakai.
Para pelaku memilih tempat yang tidak terpakai tersebut agar tidak diketahui oleh pihak lain untuk melancarkan aksinya.
Menurut informasi yang dikutip dari JawaPos.com, menurut laporan bahwa ratusan kendaraan itu diangkut dengan menggunakan kontainer dan dikirimkan ke Timor Leste untuk dijual.
Dalam sekali pengiriman menggunakan kontainer, pelaku bisa mengangkut empat mobil dan 20 motor.
Keterlibatan Tiga TNI AD
Bagaimana bisa sindikat curanmor terjadi di wilayah kemiliteran? Ternyata tiga oknum TNI terlibat dalam sindikat tersebut, dan dua lainnya dari anggota sipil.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
