Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Januari 2024 | 01.20 WIB

Kapolri Beri Beasiswa S2 Kepada Korban Kabel Fiber Optik Sultan Rif'at ke Luar Negeri

Sultan Rifat Alfatih, korban jeratan kabel fober optik milik PT Bali TowerindoSentra, Tbk. - Image

Sultan Rifat Alfatih, korban jeratan kabel fober optik milik PT Bali TowerindoSentra, Tbk.

JawaPos.com - Sultan Rif'at Alfatih, 21, dapat kesempatan untuk melanjutkan kuliah Strata 2 di luar negeri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sultan adalah mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang yang menjadi korban juntaian kabel fiber optik beberapa waktu lalu.

Kasus Sultan yang mengalami luka berat akibat terjerat kabel fiber optik itu memang sempat mendapat atensi dari Listyo hingga diobati secara intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. 
 
"Dapat atensi pak Kapolri untuk lanjutkan S2 di luar negeri," kata ayah Sultan, Fatih Nurul Huda saat dihubungi JawaPos.com melalui pesan singkat, Selasa (2/1).
 
Mendengar tawaran kuliah S-2 di luar negeri itu, ia mengatakan bahwa saat itu Sultan sempat semangat kembali untuk sehat dan melanjutkan kuliahnya di UB.
 
Namun, usai mendengar pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto soal tak adanya unsur pidana pada PT Bali Towerindo sebagai pemilik kabel fiber optik yang menjerat leher anaknya, Sultan sempat kembali drop.
 
"Sebelum ada statement tersebut lagi semangat-semangatnya untuk lanjutkan kuliah," pungkas Fatih.
 
Sebelumnya, juntaian kabel fiber optik di Jakarta Selatan memakan korban. Seorang mahasiswa bernama Sultan Rif'at Alfatih mesti menelan pahitnya kesakitan akibat tulang tenggorokannya patah terkena juntaian kabel fiber optik di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan pada 5 Januari lalu.
 
Mulanya, Fatih, ayah korban, menceritakan bahwa anaknya sedang berkendara sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Pangeran Antasari. Ia tak tahu bahwa saat itu mobil yang ada di depannya sudah menabrak kabel fiber optik yang melintang. 
 
"Kecantol mobil itu. Nah mobilnya kan jalan terus ke depan. Kabel fiber optik itu kan sangat kuat karena dalamnya ada sling baja, sehingga tidak putus lah. Dibawa terus sampe titik tertentu lepas," kata Fatih saat dihubungi wartawan, Minggu (30/7).
 
"Begitu lepas, ngejepret orang yang di belakang, yaitu anak saya. Pas kena lehernya. Jadi anak saya kecelakaan ini akibat kelalaian kabel yang menjuntai ini," imbuhnya.
 
Setelah kejadian itu, Sultan langsung tak sadarkan diri di lokasi kejadian dan dilarikan ke UGD Rumah Sakit Fatmawati.
  
"Dinyatakan oleh dokter RS Fatmawati pas kecelakaan itu kan tulang tenggorokan itu kan putus. Kemudian saluran makan, saluran nafasnya juga putus," urai ayah korban.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore