Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 November 2023, 19.07 WIB

Bocah SD di Pekalongan yang Gantung Diri Usai Ditegur Main HP Dikenal Sebagai Anak yang Ceria

Ilustrasi gantung diri. Dok. JawaPos - Image

Ilustrasi gantung diri. Dok. JawaPos

JawaPos.com -  Kasus bunuh diri yang dilakukan AKA, 10, salah satu siswa SD di Pekalongan, Jawa Tengah, kini menjadi sorotan publik dan pemerintah setempat. AKA diketahui mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamar, pada Rabu (22/11) lalu.

Penyebabnya, konon, bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 SD itu merasa kecewa usai ditegur orang tuanya karena terus-terusan main HP.

Menelusuri perkara ini, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdas Dindikbud) Kabupaten Pekalongan, Ipung Sunaryo, mendatangi kediaman korban dan keluarga pada Kamis (23/11).

Berdasarkan informasi yang didapatnya dari para guru korban di sekolah, alih-alih tampak pendiam dan murung sebagai indikasi keputusan bunuh diri, AKA justru dikenal sebagai anak yang ceria.

Bahkan beberapa jam sebelum kejadian, saat masih di sekolah, AKA tampak asik bermain dengan teman-temannya.

“Menurut para guru, sebelum kejadian, di sekolah anak ini (AKA) masih ceria, (juga) tidak ada persoalan apapun, dan bermain sama teman-temannya juga,” kata Ipung, dilansir dari Radar Semarang (Jawa Pos Group), Jumat (24/11).

Adapun kronologi kasus ini, mulanya AKA sempat ditegur karena terus-terusan main HP. Padahal, teguran itu sejatinya adalah perintah agar AKA makan siang.

“HP diminta ibunya. Lalu korban marah, lantas masuk kamar dan mengunci pintu,” kata Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Isnovim.

Selama beberapa waktu, korban tak keluar dari kamar. Sang ibu mengira, korban sedang tidur sehingga tak lagi mengeceknya.

Kemudian saat sore hari, sang ibu hendak membangunkan AKA untuk berangkat mengaji. Diketuknya pintu kamar berkali-kali, namun tak kunjung ada jawaban.

Merasa penasaran, sang ibu lantas mengintip AKA lewat celah pintu kamar. Ia pun terkejut melihat anaknya dalam kondisi tergantung dengan selendang yang diikat ke kusen jendela kamar.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore