
Pengusaha muda Erwin Aksa disebut-sebuat sebagai figur alternatif pengganti Sandiaga Uno di kursi Wagub DKI.
JawaPos.com - Bareskrim Polri masih melakukan penyidik kasus perbankan dengan tersangka eks Direktur Utama (Dirut) PT Bosowa Corporindo Sadikin Aksa. Terbaru, penyidik telah memeriksa kakak Sadikin, yakni Erwin Aksa.
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Erwin diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Bosowa Corporindo. Erwin sendiri berstatus sebagai saksi dalam perkara ini.
"Kemarin telah dilakukan pemeriksaan terhadap Komisaris Utama, EA dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dengan 70 pertanyaan. Mulai dari jam 10.00 WIB sampai 17.00 WIB. berarti 7 jam dilakukan pemeriksaan," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/3).
Ramadhan menjelaskan, pemeriksaan ini terkait tugas pokok Erwin sebagai Komut PT Bosowa Corporindo. Selain itu, pertanyaan terkait fungsi pengawasan Komut dalam memastikan perusahaannya menjalankan perintah OJK.
"Kemudian hari ini sedianya 6 orang dilakukan pemeriksaan, Selasa 23 Maret sesuai jadwal. Diantaranya adalah MSA sebagai pemegang saham, AA sebagai pemegang saham, MA sebagai pemegang saham, RA pemegang saham, SM direksi Bosowa, dan M sebagai legal Bosowa," imbuhnya.
Kendati demikian, keenam saksi tersebut tidak hadir dengan berbagai alasan. Penyidik telah menjadwalkan pemanggilan ulang kepada mereka pada 25 Maret 2021 mendatang.
Sebelumnya, Dittipideksus Bareskrim Polri menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Bosowa Corporindo Sadikin Aksa sebagai tersangka. Kasus ini sendiri berkaitan dengan upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelamatkan PT Bank Bukopin, Tbk.
"Atas perbuatan tersangka yang diduga dengan sengaja mengabaikan dan/atau tidak
melaksanakan perintah tertulis dari OJK," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika dalam keterangan tertulis, Rabu (10/3).
Kasus ini diketahui bergulir sejak Mei 2018 saat Bank Bukopin ditetapkan sebagai bank dalam pengawasan intensif OJK, karena permasalahan tekanan likuiditas. Kondisi tersebut semakin memburuk sejak Januari hingga Juli 2020.
Dalam rangka upaya penyelamatan Bank Bukopin, OJK mengeluarkan kebijakan di antaranya memberikan perintah tertulis kepada Dirut PT Bosowa Corporindo yang saat itu dijabat SA. Perintah tertulis itu tertuang dalam surat OJK nomor : SR-28/D.03/2020 tanggal 9 Juli 2020.
Surat itu berisikan tentang perintah tertulis pemberian kuasa khusus kepada Tim Technical Assistance (Tim TA) dari PT BRI untuk dapat menghadiri dan menggunakan hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Bukopin Tbk, dengan batas waktu pemberian kuasa dan penyampaian laporan pemberian surat kuasa kepada OJK paling lambat 31 Juli 2020.
"Akan tetapi PT Bosowa Corporindo tidak melaksanakan perintah tertulis tersebut," imbuh Helmy.
Setelah surat dari OJK diterbitkan pada 9 Juli 2020, SA memutuskan mengundurkan diri sebagai Dirut Bosowa Corporindo pada 23 Juli 2020. Namun, pada 24 Juli 2020, SA masih aktif dalam kegiatan bersama para pemegang saham Bank Bukopin maupun pertemuan dengan OJK pada 24 Juli 2020. Namun, SA tidak menginformasikan soal pengunduran dirinya sebagai Dirut PT Bosowa Corporindo.
"Selain itu, SA pada tanggal 27 Juli 2020 juga mengirimkan foto Surat Kuasa melalui aplikasi WhatsApp kepada Dirut Bank Bukopin dengan mencantumkan jabatannya sebagai Dirut PT Bosowa Corporindo," pungkas Helmy.
https://www.youtube.com/watch?v=SsLS5zuRd5s

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
