Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 05.28 WIB

Terbaru! Karina Dinda Lestari Mengaku Dipaksa dan Dijanjikan Nilai Bagus Oleh Andy Wahab

Karina Dinda Lestari. (TIkTok) - Image

Karina Dinda Lestari. (TIkTok)

JawaPos.com - Kasus perselingkuhan Karina Dinda Lestari dengan Andy Wahab memasuki babak baru. Suami Karina Dinda Lestari, Ipda Alvian Hidayat menemukan sejumlah temuan baru terkait perselingkuhan istrinya dengan dokter spesialis bedah yang juga mahasiswa kedokteran Universitas Hasanuddin itu.

Dia mengungkapkan bahwa Karina Dinda Lestari mengaku mendapat intimidasi dari Andy Wahab.

Menurutnya, sang istri dipaksa dan diiming-imingi nilai bagus agar bersedia melakukan hubungan badan.

Baca Juga: Tak Hanya Mahasiswa, Polisi Juga Tangkap Pelajar yang Hendak Demo di Patung Kuda

Alvian juga menyebut istrinya akan segera melaporkan perbuatan Andy Wahab ke pihak kepolisian.

"AW lagi kita buru, diperkosa ada unsur ancaman, penekanan dan iming-iming, kalau iming-iming memang betul dari keterangan istri saya diiming-imingi nilai yang bagus," ungkapnya.

"Ini saya dapatkan dari keterangan istri saya ada arahnya kesitu, kemungkinan istri saya akan membuat laporan," sambungnya.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Dikabarkan Didekati oleh Manchester United untuk Gantikan Erik ten Hag

Sebagai seorang polisi, Alvian tentunya tak tinggal diam. Dia berusaha menggali fakta-fakta lain dari kasus tersebut. Ia kemudian mengaku mendapatkan informasi dari Polda Sulsel terkait kasus istrinya dengan Andy Wahab itu.

Menurutnya, keterangan Polda Sulsel juga mengungkap adanya unsur pemaksaan dari Andy Wahab terhadap Karina Dinda Lestari.

"Padahal ini, fakta-faktanya lagi kita gali oleh Polda Sulsel, ternyata ada unsur-unsur pemaksaan atau penekanan dari residennya," paparnya.

Baca Juga: Ahok Sebut Ganjar-Mahfud Pasangan Lengkap yang Berani Bersihkan Koruptor

Lebih jauh, Alvian menemukan fakta baru di mana kasus serupa pernah terjadi beberapa bulan ke belakang. Saat itu menurutnya ada sebuah kasus serupa yang melibatkan dokter residen terhadap dokter koas.

Hal itu pun membuatnya menduga bahwa kasus tersebut merupakan tradisi di kalangan dokter yang tengah menempuh pendidikan lanjutan di Universitas Hasanuddin.

Baca Juga: Jokowi Restui Prabowo Subianto Maju Sebagai Capres 2024

"Karena 8 bulan lalu ada juga (kasus yang sama) dengan anak anak koas. Residen ini seniornya, sedangkan koas ini juniornya, dalam satu waktu anak-anak koas ini butuh bimbingan dari residen. Nah, hal-hal seperti itu mereka dimanfaatkan, misalnya mereka mau bertanya sesuatu ke residen tapi ada syaratnya diberikan, seperti diajak jalan," jelasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore