
Kasus pembunuhan menggunakan sianida oleh Jessica Wongso pada tahun 2016 sempat menggegerkan publik. (gmbu surabaya)
JawaPos.com - Kasus kopi sianida Jessica Wongso kini sedang ramai diperbincangkan publik pasca perilisan film dokumenter Netflix 'Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso'.
Publik seolah mendapat perspektif baru atas kasus pembunuhan yang melibatkan sianida itu.
Namun, kini masyarakat mulai melihat kasus ini dari sudut pandang Jessica Wongso.
Alih-alih mendapatkan kejelasan atas kasus itu, netizen justru menemukan banyak kejanggalan.
Bahkan, tidak sedikit yang menganggap Jessica Wongso tidak bersalah atas meninggalnya Mirna Salihin itu.
Terlebih, media sosial juga sempat digegerkan dengan pengakuan Jessica Wongso yang mengungkap bahwa dirinya dipaksa mengaku sebagai pembunuh oleh Irjen Pol. Krishna Murti, yang saat ini mengemban amanat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @unikfo, Jessica mengaku bahwa dirinya diajak berbincang oleh Krishna Murti.
"Hari Minggu, Pak Krishna Murti masuk ke sel tersebut. Dia masuk ke selti, lalu dia bilang, 'Hai, Jess, saya mau ngomong', gitu kan. Yaudah saya keluar," bebernya kepada hakim saat itu, dikutip pada Kamis (5/10).
Sahabat Mirna Salihin itu menyebut bahwa Krishna Murti bingung bagaimana cara dirinya menangkap Jessica Wongso.
"Dia mulai menceritakan, 'saya itu sebenarnya bingung menangkap kamu ini bagaimana. Tapi saya berdoa dan saya yakin demi Allah saya harus menandatangani surat penangkapan kamu untuk ditahan di sini'," lanjutnya.
Setelah itu, Krishna Murti mendesak Jessica untuk mengaku sebagai pembunuh Mirna.
Ia juga mengatakan bahwa hukuman yang diterima Jessica tidak akan berat jika dirinya mau menyerahkan diri.
"Terus udah gitu, dia bilang begini, 'Kamu ngaku aja. Katanya CCTV-nya udah ada, kamu menaruh sesuatu di minumannya Mirna,” kata Jessica Wongso yang menjelaskan kembali perkataan Krishna Murti.
“Itu sudah di-zoom berkali-kali', dia bilang. 'Kalau kamu mengaku sekarang kamu nggak akan lah dihukum mati, seumur hidup juga saya akan nggak saya kasih, paling cuma 7 tahun. Lalu nanti dipotong-potong apa-apa. Paling kamu sebentar lagi keluar," lanjutnya.
Hingga kini, kasus kopi sianida Jessica Wongso masih diperdebatkan oleh para pengguna media sosial.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
