
Kapolrestabes Medan Kombespol Riko Sunarko (tengah) didampingi Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi (kanan) saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Rabu (14/10) sore. Nur Aprilliana Br Sitorus/Antara
JawaPos.com–Kapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Kombespol Riko Sunarko membantah terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan dua tahanan Polsek Sunggal, Joko Dedi Kurniawan dan Rudi Efendi meninggal dunia. Kapolrestabes menjelaskan hal itu, saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan pada Rabu (14/10), didampingi Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi.
”Dari hasil pemeriksaan internal kami, hal tersebut tidak pernah terjadi. Hasil pemeriksaan sementara,” kata Riko seperti dilansir dari Antara.
Kapolrestabes mengatakan, pihaknya juga telah memintai keterangan lima tahanan tersangka perampokan modus polisi gadungan yang ditangkap bersama Joko dan Rudi pada Rabu (9/9). ”Karena mereka selalu bersama ke mana-mana, baik pemeriksaan, di dalam sel atau di RTP Polsek Sunggal mereka selalu bersama,” terang Riko.
Dia menjelaskan, Joko pernah dirawat di rumah sakit sebanyak lima kali. Bahkan sebelum meninggal dunia, Joko dirawat selama lima hari. Begitu juga dengan Rudi, juga pernah dirawat sebanyak dua kali di rumah sakit. Namun, Riko tidak menjelaskan terkait penyakit yang diderita Joko dan Rudi.
”Rekam medisnya ada, tapi kami tidak bisa menyampaikan di sini terkait rekam medisnya,” papar Riko.
Mengenai autopsi, menurut Kapolrestabes, pihak keluarga telah menolak dan menyatakan menerima. Mereka juga menandatangani surat keberatan untuk dilakukan autopsi.
Sebelumnya, kematian dua tahanan Polsek Sunggal yang merupakan tersangka perampokan modus polisi gadungan itu, dinilai tidak wajar. Hal tersebut disampaikan pihak keluarga kedua tersangka kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Medan yang kemudian dilaporkan ke Polda Sumut.
Berdasar laporan keluarga tersangka kepada pihak LBH Medan, ditemukan kejanggalan terhadap kematian dua tahanan tersebut, karena ada luka di kepala dan dada, kulit tangan terkelupas, dan sekujur badan kondisi membiru.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=7dUpcCfVNQU&ab_channel=jawapostvofficial

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
