PELAJARAN: Angelina Sondakh menjadi narasumber antikorupsi dalam siniar Novel Baswedan.
JawaPos.com - Setelah adanya laporan polisi dari salah satu finalis Miss Universe Indonesia terkait kasus pelecehan atau kekerasan seksual di Polda Metro Jaya, santer mengemuka dugaan body check yang dilakukan selama gelaran Miss Universe Indonesia (MUID) tidak sesuai prosedur.
Angelina Sondakh, Puteri Indonesia 2001,mengatakan kejadian tersebut merupakan suatu kemunduran yang besar bagi ajang kontes kecantikan di Tanah Air.
"Ini suatu kemunduran yang luar biasa karena beauty pageant yang diharapkan dapat meng-upgrade nilai perempuan, justru mengeksploitasi perempuan," kata Angelina Sondakh dalam sebuah video unggahannya di Instagram.
Mantan anggota DPR RI yang sempat tersangkut permasalahan hukum menganggap sudah sangat keterlaluan apabila memang benar para finalis tidak hanya dilakukan body check tidak sesuai prosedur. Tapi mereka juga dikatain apabila ada bagian tubuh finalis dianggap tidak ideal alias body shaming.
"Tidak hanya eksploitasi fisik, tapi ini mental pun kena," katanya lebih lanjut.
Baca Juga: LPSK Siap Berikan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual Miss Universe Indonesia 2023
Saat mengikuti kontes kecantikan pada 2001 silam, Angelina Sondakh mengaku tidak mengalami body checking seperti dilakukan penyelenggara Miss Universe Indonesia di tahun ini.
Baca Juga: Gercep, Polisi Periksa CCTV Hotel Saat 30 Finalis Miss Universe Ditelanjangi
Kendati demikian, pihak penyelenggara memiliki kepentingan pada bagian tubuh peserta agar terlihat bersih dan mulus. Ada cara yang dilakukan pihak penyelenggara pada saat itu untuk mengetahui bagian tubuh peserta atau calon peserta dalam keadaan bersih atau tidak.
"Pada saat pendaftaran ditanyakan apa ada luka bakar, tato, atau stretchmark ? Jika jawabannya ada, maka otomatis akan gugur," ujar Angelina Sondakh.
Selain itu, untuk memvalidasi pengakuan para peserta, ada semacam perawatan spa diberikan oleh pihak penyelenggara. Terapis yang bertugas akan memastikan pada bagian tubuh peserta apakah ada tato, luka bakar, atau sejenisnya.
"Itu sekalian dilihat apakah jawaban pada formulir pendaftaran mengenai tidak ada luka bakar dan lain-lain, bisa terkonfirmasi atau tidak," jelasnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
