Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 16.22 WIB

Gercep, Polisi Periksa CCTV Hotel Saat 30 Finalis Miss Universe Ditelanjangi

Miss Universe sebenarnya memiliki tujuan mulia di tengah konflik yang merebak atas skandal body checking di ajang Miss Universe Indonesia. (miss universe Indonesia) - Image

Miss Universe sebenarnya memiliki tujuan mulia di tengah konflik yang merebak atas skandal body checking di ajang Miss Universe Indonesia. (miss universe Indonesia)

JawaPos.com - Sally Giovanny, Provincial Director (PD) Miss Universe Indonesia asal Bali memberikan apresiasi kepada petugas kepolisian yang telah bergerak cepat menangani laporan kasus pelecehan atau kekerasan seksual yang dialami finalis MUID.
 
Selain melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, dalam hal ini finalis atas nama Natasha, polisi juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan CCTV hotel.
 
"Dari pihak kepolisian sudah datang ke TKP, koordinasi dengan pihak hotel untuk melihat CCTV," ujar Sally Giovanny yang mendampingi Natasha membuat laporan polisi, kepada JawaPos.com.
 
 
Sekalipun pengecekan CCTV telah dilakukan oleh petugas kepolisian, pihak pelapor belum diberi tahu terkait hasil dari pengecekan tersebut. Dengan demikian,  Sally tak tahu apakah kamera CCTV di lokasi merekam momen para finalis Miss Universe Indonesia dalam kondisi telanjang atau tidak.
 
"Kita belum dikasih tahu. Itu dilakukannya kemarin. Tanggal 7 kan kita laporan, besoknya dipanggil pelapornya. Kemudian dilanjut cek TKP oleh pihak kepolisian," paparnya.
 
Diketahui, 30 finalis Miss Universe Indonesia dilakukan body checking. Meski ini bisa saja dilakukan di ajang kontes kecantikan, cara penyelenggara saat melakukan body checking diduga tidak sesuai dengan SOP.
 
 
Itu karena body checking tidak dilakukan di tempat tertutup, malah dilakukan di sebuah ballroom hotel. Selain itu, body checking juga dipermasalahkan lantaran proses body checking dilakukan ramai-ramai. Bahkan beberapa laki-laki juga berada di lokasi sehingga mereka pun melihat tubuh para finalis dalam keadaan telanjang.
 
Selain itu, oknum pelaku body checking diduga telah melakukan body shaming terhadap para finalis dengan mengata-ngatai bagian tubuh mereka secara kasar dan tak pantas. Yang membuat finalis resah dan gelisah, beberapa dari mereka difoto dalam keadaan telanjang tanpa izin dan kabarnya memperlihatkan area sensitif.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore