Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2020 | 18.46 WIB

Ravio Meloncat ke Dalam Mobil Diplomat saat Mau Ditangkap

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto menyebut pegiat demokrasi Ravio Patra sempat menunjukan sikap tidak kooperatif saat hendak digelandang ke kantor polisi. Dia sempat kabur, masuk ke dalam mobil diplomat.

"Saat itu, tim mendatangi lokasi RPA pada pukul 21.00 WIB untuk mengamankannya. Pada saat diamankan dia sempat menghindar dan melawan," kata Suyudi saat dikonfirmasi, Senin (27/4).

Ravio saat itu kabur ke dalam mobil diplomat dengan plat nomor CD atau kode milik kedutaan yang dikendarai oleh seorang warga negara Belanda. Kalimat perlawanan juga dilontarkan oleh yang bersangkuta.

"Ravio memberontak dan meloncat ke dalam mobil temannya sambil berteriak 'kalian tidak bisa menangkap saya di mobil diplomasi'," tambah Suyudi.

Menurut dia, warga negara Belanda itupun turut menghalangi upaya penangkapan Ravio. Surat penangkapan yang dibawa oleh petugas tidak diindahkan oleh keduanya. "Petugas saat mengamankan memperlihatkan surat tugas untuk dibawa ke kantor," jelasnya.

Usai beberapa saat, Ravio akhirnya berhasil diamankan. Sedangkan warga negara Belanda tersebut dilepas karena berkaitan dengan kewarganegaraan.

Sebelumnya, Ravio Patra dikabarkan ditangkap oleh jajaran Polda Metro Jaya. Kasus ini diduga karena akun Whatsapp Ravio mengirim pesan berantai bernada provokasi.

Direktur Eksekutif Safenet, Damar Juniarto mengatakan pesan berantai ini terkirim karena diduga akun Whatsapp Ravio diretas. Saat itu, Ravio bercerita padanya pada Rabu (22/4) ketika membuka aplikasi Whatsapp muncul notifikasi jika nomor Whatsapp Ravio telah masuk di perangkat lain.

Ravio kemudian melakukan pengecekan kepada kotak masuk pesan singkat. Di sana ditemukan ada permintaan pengiriman kode OTP (one time password).

"Peristiwa ini saya minta segera dilaporkan ke WhatsApp, dan akhirnya oleh Head of Security Whatsapp dikatakan memang terbukti ada pembobolan," kata Damar saat dikonfirmasi, Kamis (23/4).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore