Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 15.29 WIB

Sakit Hati Kerap Dimarahi Korban Jadi Alasan Rifki Bunuh Ibunya dan Aniaya Sang Ayah di Depok

Lokasi rumah peristiwa pembunuhan di dalam salah satu rumah di Jalan Takong RT3/8 Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos pada Kamis (10/8). (Dok Radar Depok/ JPG) - Image

Lokasi rumah peristiwa pembunuhan di dalam salah satu rumah di Jalan Takong RT3/8 Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos pada Kamis (10/8). (Dok Radar Depok/ JPG)

JawaPos.com - Rifki Azis Ramadhan, 23, pelaku yang membunuh Sri Widiastuti, 43, ibunya sendiri serta melukai Bakti Ajis Munir, 49, ayahnya di Depok lantaran merasa sakit hati. Hal itu diungkapkan Kapolsek Cimanggis Kompol Arief Budiharso.

"Motif, pemicunya itu adanya rasa sakit hati dari tersangka terhadap orang tuanya," ujarnya kepada wartawan Jumat (11/8).

Berdasarkan pengakuan pelaku, ia mengatakan bahwa Sri dan Munir kerap memarahi Rifki sejak kecil. Puncaknya adalah ucapan dari ayahnya sebelum tragedi berdarah tersebut.

Saat itu, pelaku merasa amat sakit hati hingga terpikir untuk membunuh orang tuanya tersebut.

"Kalau versi tersangka, (Munir) menyampaikan bahwa 'Lo tuh dari lahir sampai detik ini, coba sebutin satu saja apa yang membuat orang tua mu bangga?' itu," pungkas Arief.

Sebelumnya, polisi menetapkan Rifki Azis Ramadhan, 23, sebagai tersangka atas meninggalnya Sri Widiastuti, 43, di Tapos, Depok, pada Kamis (10/8) lalu. Ia terbukti melakukan pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri.

Kejadian pembunuhan itu dilakukan Rifki saat ibunya, Sri sedang makan di rumah tersebut. Arief menyebut bahwa pelaku membunuh korban dengan menusuk bagian leher, dada, serta paha yang bersangkutan.

Tak cukup sampai di situ, pelaku melakukan aksi kejinya sekali lagi terhadap ayahnya yang baru pulang ke rumah dengan cara memukul sang ayah dengan gagang golok.

"Setelah itu, korban (Bakti Ajis) dibawa masuk ke kamar dan dikunci. Di situlah terjadi pergulatan dan tersangka mencoba mambacok korban kembali," tutur Arief.

"Di dalam kamar itu korban berteriak meminta tolong. Hingga akhirnya datang masyarakat dan mendobrak paksa pintu kamar yang terkunci," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore