
Ilustrasi logo Asuransi Jiwasraya (Antara)
JawaPos.com - Kisruh Asuransi Jiwasraya mulai terkuak penyebabnya. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan alasan penyebab PT Asuransi Jiwasraya gagal bayar polis. Salah satunya adalah karena tidak dihentikannya produk JS Saving Plan.
Produk JS Saving Plan diterbitkan pada 2013. Pada 2016, ketika dilakukan audit, produk itu dinyatakan bermasalah.
"Sebenarnya sudah detail (2016), kalau itu mau dijadikan bukti Kementerian BUMN untuk segera menyetop produk di 2016, itu bisa, tapi kan nggak dilakukan," ungkap Anggota III BPK Achsanul Qosasi di kantornya, Jakarta, Selasa (7/1).
Bahkan, Achsanul mengatakan bahwa pada tahun itu, pihaknya meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menghentikan produk tersebut. Akan tetapi tidak dilakukan dan berlangsung hingga 2018.
"Setelah itu dilakukan langkah-langkah tindak lanjut, mestinya tindak lanjut yang dilakukan itu, menyetop produk, OJK cabut dari 2016, tapu itu kan tidak dilakukan," ungkap dia.
Selain itu, kurangnya tata kelola investasi atau bermain di saham gorengan juga menjadi penyebab. BPK juga sebelumnya mengatakan untuk berhenti berinvestasi pada saham-saham tersebut. Pasalnya, saham tersebut tidak memberikan keuntungan.
"Kita udah bilang balikin, ganti saham-saham bobrok itu, ada direkomendasi, balikin saham-saham yang tidak bagus itu seperti saham yang optimal, dia memang melakukan, tapi yang dikasihkan saham BUMD dan BUMN meskipun harganya gorengan," tutupnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
