
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta warga untuk tetap tenang dan bekegiatan seperti biasa untuk menyiapkan Lebaran, Rabu (5/6) besok. Hal ini terkait terjadinya ledakan di pospam atau pos pantau mudik Kartasura, Sukoharjo yang diduga bom bunuh diri pada Senin (3/6) malam.
"Biar aparat bekerja dan mohon masyarakat untuk tidak mendekat ke area itu agar kepolisian bisa bekerja dengan baik," kata Ganjar seperti dikutip Radar Solo (Jawa Pos Group), Selasa (4/6).
Ia pun meminta pada masyarakat untuk membantu pengamanan. Jika ada yang mencurigakan, masyarakat diminta untuk segera melapor pada aparat agar bisa segera ditangani. Kejadian ini diharapkan bisa membuat semua pihak makin waspada. Karena, kata dia, memang ada oknum-oknum yang selalu mengganggu kesenangan, ketentraman, dan kenyamanan di Indonesia, terutama Jawa Tengah.
Lokasi bom bunuh diri di depan Pos Pam Kartasura (Dok Radar Solo/ Jawa Pos Group)
Lokasi bom bunuh diri di depan Pos Pam Kartasura (Dok Radar Solo/ Jawa Pos Group)
Ganjar mengaku, ia sudah menerima sejumlah laporan dan saat ini terus dilakukan penanganan. "Penanganannya mudah-mudahan dapat segera dikejar motif dan identitas pelaku," jelasnya.
Hingga saat ini belum ada laporan korban, kecuali pelaku peledakan. "Dari laporan, pelaku peledakan selamat. Sehingga diharapkan polisi bisa lebih cepat mendapat informasi," tambahnya.
Lokasi ancaman, imbuh Ganjar, sudah ada petanya. Tidak hanya di Kartasura, tapi juga jauh dari seluruh jaringan kota-kota dan kabupaten. "Tentu saya tidak bisa membuka titiknya karena terkait dengan informasi yang tidak perlu diinformasikan," ujarnya.
Densus 88 sedang melakukan olah tkp di bom bunuh diri Kartasura. (Dok Radar Solo/ Jawa Pos Group)
Densus 88 sedang melakukan olah tkp di bom bunuh diri Kartasura. (Dok Radar Solo/ Jawa Pos Group)
Terkait peristiwa ini, ia pun meminta pada masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan foto-foto atau video kejadian. Agar masyarakat tidak mendapatkan visual yang mengerikan. "Beraktivitas saja seperti biasa, biar aparat bekerja. Mari kita jaga bersama keamanan dan kenyamanan Jawa Tengah," tutur Ganjar.
Polri dibantu TNI sebenarnya sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif. Hal ini sudah sering disampaikan, terutama pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2019 beberapa waktu lalu. "Pak kapolri dalam apel siaga operasi ketupat sudah mewaspadai," pungkas Ganjar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
