
Garis polisi yang dipasang di lokasi pertambangan pasir ilegal di Desa Selok Awar-Awar, Pasirian, Lumajang.
JawaPos.Com - Penyidikan kasus pembunuhan terhadap Salim alias Kancil, aktivis anti-pertambangan di Desa Selok Awar-Awar, Pasirian di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur semakin melebar. Polisi juga mengusut aktivitas pertambangan liar yang ternyata melibatkan orang-orang penting di Lumajang.
Mabes Polri merasa curiga dengan pembiaran oleh pemerintah daerah ataupun aparat kepolisian setempat. "Di situ (Desa Selok Awar-Awar) kan ada penambangan illegal, kok tidak dihentikan," ujar Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Budi Winarso saat ditemui usai jumatan di Mabes Polri, Jumat (9/10).
Mulanya, Divpropam Polri melakukan pemeriksaan internal terhadap anggota-anggotanya di Lumajang. Ternyata dalam perkembangannya, aktivitas pertambangan liar itu menyeret pejabat lain.
Mabes Polri pun menganggap Bupati Lumajang sebagai biangnya. "Memang, semuanya mulai dari bupati dan DPRD itu," jelasnya.
Karenanya, kesalahan dalam pembiaran atas aktivitas pertambangan liar itu bukan melulu ada di kepolisian, tapi juga perangkat daerah. Padahal, awalnya Divpropam Polri hanya mengusut dugaan pembiaran atas laporan warga yang merasa terancam oleh preman-preman sewaan pengusaha tambang.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menjamin tak akan melindungi anak buahnya yang bersalah dalam kasus itu. Ia berjanji akan memprosesnya sampai tuntas.
"Yang melanggar hukum pasti diproses, baik itu pengusaha, petani, kepdes, dan termasuk tiga polisi tentu akan diproses," ujarnya di Jakarta Kamis (8/10).
Ia menjelaskan, ada tiga anggotanya yang terlibat kasus suap oleh pengusaha ini berdasarkan hasil kinerja dari sejumlah anggota dari Mabes Polri yang diterjunkan mencari tahu kebenaran informasi miring soal polisi yang menerima suap dan pembiaran laporan masyarakat.
Akan tetapi, orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini enggan membeberkan siapa saja anggotanya yang terjerat kasus itu. "Kasus ini sudah sampai Surabaya (Polda Jatim)," imbuhnya.(elf/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
