
Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho (kiri) dan istrinya, Evy Susanti yang menjadi tersangka kasus suap kepada panitera dan hakim PTUN Medan.
JawaPos.Com - KPK terus berupaya merampungkan berkas penyidikan beberapa tersangka dalam kasus suap hakim dan panitera PTUN Medan. Hari ini (3/9), penyidik di lembaga antirasuah itu kembali memeriksa Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evy Susanti sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
"GPN dan ES akan menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka dalam kasus suap hakim PTUN Medan," kata Kabag Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi di kantornya.
Sayangnya, baik Gatot maupun Evy belum nampak hadir di KPK.
Selain itu, KPK juga memanggil sejumlah saksi dari pihak swasta untuk dimintai keterangan sebagai saksu untuk Gatot dan Evy. Mereka adalah Fransisca Insani Rahesti, Clara Widi Wiken, dan Sulaeman Taufik.
Seperti diketahui, Gatot dan Evy ditetapkan sebagai tersangka suap hakim PTUN Medan pada 28 Juli 2015. Keduanya pun ditahan usai menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka pada 3 Agustus lalu.
Gatot ditahan di Rutan Cipinang. Sementara Evy ditahan di rutan Guntur.
Dalam perkara ini, keduanya diduga bersama-sama dengan Gerry dan OC Kaligis menyuap hakim dan panitera PTUN Medan. Tujuannya, untuk memenangkan putusan perkara yang diajukan Pemprov Sumut terkait Sprinlidik Kejati Sumut dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial tahun anggaran 2011-2013.(put/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
