
Ilustrasi
JawaPos.com - Meski berjalan lancar dan damai, ada sebuah insiden yang dianggap mencoreng aksi 112 pada pagi hingga siang tadi. Aksi yang dipusatkan di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat itu dinodai adanya dugaan pemukulan terhadap wartawan.
Diketahui sebanyak dua wartawan sebuah stasiun televisi swasta diduga menjadi korban penganiayaan. Terkait hal itu, Polda Metro Jaya siap melakukan pendalaman.
Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan pihaknya siap melakukan pengusutan. "Ada insiden (tindak kekerasan terhadap wartawan). Tentu kami akan selesaikan, kami selidiki tapi secara umum situasi kondusif. Nanti reserse akan lakukan penyelidikan atas dugaan penganiyaan itu," terang dia di Masjid Istiqlal, Sabtu (11/2).
Dia lantas mengingatkan kepada masyarakat agar jangan bertindak brutal. Pasalnya kata dia profesi wartawan telah dilindungi undang-undang di setiap melakukan tugas peliputan.
Ke depannya ucap mantan Kadiv Propam Polri itu, insiden pemukulan ini bakal menjadi evaluasi mereka agar kejadian serupa tak terulang. "Tentu ini evaluasi bagi kami dan semua elemen (masyarakat), tahan diri. Karena jurnalistik dilindungi oleh undang-undang," ujarnya.
Diketahui, seorang reporter dan juru kamera sebuah stasiun televisi swasta melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya saat meliput Aksi 112 di sekitar Masjid Istiqlal.
Pelapor atas nama Desi Fitriani dan Ucha Hernandez mengatakan sejumlah oknum massa Aksi 112 melakukan tindak kekerasan terhadap mereka. Keduanya sudah melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Pusat. Kasusnya sudah terdaftar dengan nomor laporan 230/K/II/2017/Restro Jakpus. (elf/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
