
Juru bicara KPK Febri Diansyah saat dilantik pimpinan KPK.
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Bengkulu, Jumat (9/6) dini hari tadi. Saat ini, penyidik tengah membawa pihak-pihak yang terjaring OTT ke Jakarta.
"Ya benar, ada kegiatan OTT yang dilakukan KPK kemarin malam di Bengkulu. Kita amankan tiga orang yang dibawa hari ini ke Jakarta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.
Menurut Febri, pihaknya menangkap tiga orang dari unsur berbeda. Salah satunya, dari unsur penegak hukum.
"Yaitu dari unsur swasta, pejabat pengadaan, dan unsur penegak hukum," papar Febri.
Untuk diketahui, sebelumnya tim Satgas Penindakan KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (9/6) dini hari. Perihal adanya kegiatan OTT terhadap oknum petinggi kejaksaan tersebut, salah satu sumber internal KPK membenarkannya. '' Ya betul (ada OTT di Bengkulu), '' kata sumber internal KPK kepada JawaPos.com di Jakarta Jumat (9/6) pagi. Hal senada juga dikatakan sumber internal lain.'' Infonya benar, '' ujar sumber yang biasa melakukan kegiatan penindakan ini.
Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai motif dugaan suap menyuap yang dilakukan oknum aparatur korps adhyaksa bersama pihak penyuapnya, sumber tersebut belum memberikan penjelasan secara detail, pasalnya menurutnya tim Satgas Penindakan masih melakukan kegiatan di wilayah tersebut. ''tim masih kerja, '' imbuh sumber tersebut.
Sementara tim lain mengatakan, dalam OTT yang turut diamankan uang sekitar Rp 100 juta, OTT ini terkait penanganan sebuah penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan pihak Kejati Bengkulu.'' Iya kasus Lid (penyelidikan) di Pidsus, ''sambung sumber tersebut.
Sementara itu, dengan adanya kegiatan OTT di Bengkulu, maka dalam waktu dua bulan terakhir, total KPK sudah melakukan kegiatan penindakan OTT sebanyak tiga kali. Pertama OTT Pejabat Kemendes PDT dan Transmigrasi yang tertangkap tangan menyuap dua auditor BPK pada (26/5), kedua kasus suap DPRD Jatim yang dilakukan oleh sejumlah kepala dinas pada Senin (5/6), dan ketiga OTT oknum petinggi kejaksaan di Bengkulu pada Jumat (9/6) dini hari. (put/wnd/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
