Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juli 2017 | 01.04 WIB

Jadi Saksi Kasus e-KTP, Eks Menpan RB Dicecar Rapat dengan Andi Narog

Ilustrasi : Gedung KPK Merah Putih - Image

Ilustrasi : Gedung KPK Merah Putih

JawaPos.com - Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR Taufik Effendi rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam penyidikan  kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan e-KTP. Usai diperiksa, Taufik mengaku dicecar penyidik soal dugaan adanya rapat dengan pengusaha pelaksana proyek e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong.


Namun, Taufik mengklaim tidak pernah ikut rapat dengan Andi Narogong. "Pernah ikut rapat tidak dengan Andi Narogong? Saya jawab tidak pernah. Sudah selesai," kata Taufik di gedung KPK, Jakarta, Senin (10/7).


Dalam berkas tuntutan dua terdakwa kasus e-KTP, Irman dan Sugiharto, JPU KPK meyakini adanya rapat sejumlah anggota komisi II DPR dengan Andi Narogong. Salah satu yang hadir adalah Taufik Effendi.


Pertemuan dengan Andi Narogong itu terjadi di ruang transit Komisi II DPR lantai I pada Mei 2010 atau sebelum Rapat Dengar Pendapat (RDP). Pertemuan yang turut dihadiri oleh mantan Mendagri, Gamawan Fauzi; mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraini mantan Pimpinan Komisi II DPR lainnya, seperti Chaeruman Harahap, Tegus Juwarno serta politikus PDIP, Arief Wibowo.


Dalam rapat disepakati proyek e-KTP merupakan program prioritas utama yang akan dibiaya murni menggunakan APBN. Selain itu, juga disampaikan bahwa Andi Narogong sebagai penggarap proyek e-KTP berkomitmen memberikan sejumlah fee kepada sejumlah anggota DPR dan pejabat Kemendagri. 

"Ternyata saya tidak pernah datang di pertemuan itu. Karena saya tidak ada. Tidak ikut pertemuan itu," ujar mantan Menpan-RB itu.


Taufik pun membantah menerima aliran dana e-KTP sebesar Rp 1,3 miliar. Dia mengaku tidak mengenal Andi Narogong.


"Tidak. Tidak kenal sama sekali. Tidak pernah dengar namanya," tegasnya.


Senada dengan Taufik, mantan Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PAN, Teguh Juwarno yang juga diperiksa penyidik sebagai saksi kasus dugaan korupsi e-KTP. Teguh mengaku tak mengenal Andi Narogong. "Tidak kenal sama sekali," ujar Teguh usai diperiksa KPK siang tadi.

Teguh mengaku telah menyampaikan seluruh hal yang dia ketahui soal proyek e-KTP. Termasuk mengenai rapat dan pertemuan untuk membahas proyek ini. "Itu semua sudah ada (di penyidik)," kata Teguh. (Put/jpg)

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore