
Kettua DPR Setya Novanto
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto berkali-kali membantah dirinya terlibat dalam dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP.
Novanto menegaskan bahwa dirinya tidak sepeser pun menerima uang dari korupsi yang diduga merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu.
Saat dikonfirmasi, Novanto mengaku belum memikirkan akan menempuh jalur hukum, terkait namanya telah dituduh ikut 'kecipratan' dalam proyek e-KTP itu. "Nanti kita lihat perkembangannya ya ," ujar Novanto di sela-sela Rakornis Partai Golkar, Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta, Kamis (9/3).
Dia berharap di tengah badai yang menerpa dirinya seluruh kader Partai Golkar diharapkan tetap solid. Karena hal ini adalah bentuk cobaan yang sengaja ingin menyerang dirinya lewat kasus e-KTP. "Sehingga kita harapkan semuanya tetap solid, kita harus tabah, harus kuat dalam mendapat cobaan-cobaan," katanya.
Sekadar informasi, dalam persidangan e-KTP nama Novanto disebut bersama-sama melakukan korupsi, dengan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) sekaligus pejabat pembuat komitmen, Sugiharto, dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemedagri, Irman.
Di mana ungkap Jaksa peran Novanto adalah merayu fraksi-fraksi di DPR agar mendukung proyek pengadaan e-KTP tersbut. Dalam kasus ini dugaan korupsi e-KTP telah merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun.(cr2/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
