
Nasir Djamil
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), kali ini menyasar Ketua Pengadilan Tinggi Manado Sudiwardono dan politisi Partai Golkar Aditya Moha.
Terkait adanya hakim Pengadilan Tinggi yang tertangkap, Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai bahwa Mahkamah Agung (MA) telah gagal dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap hakim-hakim yang ada di daerah.
"Saya pikir MA harus melakukan langkah yang tegas. Jadi retorika-retorika bahwa MA sudah melakukan pengawasan dan lain sebagainya, ini menunjukan bahwa ada sesuatu yang salah dalam konteks pengawasan dan pembinaan di MA, terutama para hakim," kata Nasir Djamil di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/10).
Menurut Nasir, ada sebagian orang yang menyayangkan dalam OTT tersebut, pasalnya yang terciduk salah satunya merupakan sang penentu keadilan, dalam hal ini majelis hakim.
Nasir menganggap MA telah kecolongan dalam melakukan pengawasan dan pembinaan, karena itu terjadi pada lembaga tertinggi dalam penegakkan hukum
"Tapi di satu sisi ada soal pengawasan dan pembinaan, yang mau tidak mau harus diakui MA bahwa mereka kecolongan terkait dengan soal pengawasan dan pembinaan tersebut," tutur Nasir.
Politisi PKS itu menyesalkan kalau lembaga sekelas penentu keadilan kembali kedapatan melakukan tindak pidana korupsi. "Tapi yang saya sesalkan itu berulang lagi, bahwa ada hakim, bahkan di lingkungan Pengadilan Tinggi (PT)," ungkap Nasir.
Lebih lanjut, ia menyatakan seharusnya PT menjadi fungsi pembinaan dan pengawasan di lingkungan peradilan dan bukan terjaring OTT.
"PT seharusnya melakukan pembinaan ke bawah, ini malah PT yang di-OTT. Itu artinya ada persoalan dengan pengawasan dan pembinaan di lingkungan peradilan," tandas Nasir.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
