Mendikti Saintek Brian Yuliarto. (Humas Kemendikti Saintek)
JawaPos.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto ternyata pernah jadi wartawan. Dia bahkan pernah meliput even akbar Piala Dunia 2002. Saat itu, dia diminta menjadi kontributor salah satu radio dalam negeri untuk melaporkan jalannya pertandingan Piala Dunia Jepang-Korea Selatan. Brian yang tengah kuliah di Jepang pun menyanggupi.
“Jadi saya diminta live dari sana,” kenangnya saat ifthar bareng wartawan di kantornya pada Jumat (7/3
). Brian tak melulu laporan dari dalam stadion. Kadang dia berada di luar venue. Atau, bahkan pernah live report di kawasan keramaian lainnya untuk sekadar melaporkan atmosfer Piala Dunia.
"Ternyata lumayan bayarannya haha. Apalagi sehari bisa tiga kali pertandingan,” tuturnya lantas terbahak.
Saat menjadi kontributor, dia berharap bisa diminta liputan pertandingan final antara Brasil dan German. Jadi dirinya juga bisa sekalian nonton gratis. Meski harapan itu pupus. "Saya ngarep final bisa dapet tiket tuh, tahunya enggak juga sampai akhir hahaha,” ungkapnya.
Pengalamannya yang cukup lama di Jepang membuatnya paham pola kerja mereka yang sangat serius terhadap riset. Karenanya, dia berharap pola kerja tersebut dapat diimplementasikan juga di Indonesia dalam membungun riset dan sains. Dia mencontohkan misalnya, perusahaan mobil Toyota yang memiliki tim RnD nyaris 1.500 orang.
"Ini untuk mobil saja. Ini yang ingin kita lakukan ke BUMN. Nanti produk apa 1, 2, atau 3 yang difokuskan, untuk kemudian ditingkatkan (penelitiannya, red),” pungkasnya. (mia/bas)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
