
Sejumlah abdi dalem membawa ubarampe gunungan yang dibagikan Keraton Jogjakarta pada Jumat (31/7). Luqman Hakim/Antara
JawaPos.com–Keraton Jogjakarta membagikan ubarampe atau kelengkapan gunungan berupa 2.700 tangkai rengginang kepada para abdi dalem pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7). Putri pertama Raja Keraton Jogjakarta GKR Mangkubumi memimpin acara pembagian ubarampe gunungan di Bangsal Srimanganti, Kompleks Keraton Jogjakarta.
Di Keben Keraton Jogjakarta GKR Mangkubumi mengatakan, ubarampe gunungan dibagikan langsung kepada para abdi dalem karena upacara Garebeg Besar tahun ini ditiadakan. ”Garebeg hari ini seperti yang kemarin (Idul Fitri) jadi tetap kita belum ada gunungan dalam wujud gunungan. Jadi sementara ini baru diperuntukkan abdi dalem,” kata GKR Mangkubumi.
Dia menjelaskan, upacara Garebeg Besar tahun ini ditiadakan karena Daerah Istimewa Jogjakarta dalam masa tanggap darurat bencana akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, untuk melestarikan tradisi pembagian ubarampe tetap diadakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
”Kita tidak bisa mengubah karena memang harus kita adakan sesuai filosofi yang ada. Cuma, sekarang bentuknya saja berbeda,” kata GKR Mangkubumi.
Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura GKR Condrokirono mengatakan, meski upacara Garebeg Besar ditiadakan, esensi dari garebeg tidak hilang. Esensi dari garebeg adalah ungkapan rasa syukur raja yang diwujudkan dalam bentuk sedekah kepada kerabat dan rakyat. ”Pelaksanaan garebeg pada zaman dahulu memang dilakukan dengan membagi-bagikan ubarampe gunungan, bukan dengan merayah atau merebut gunungan seperti dikenal saat ini,” kata putri kedua Raja Keraton Jogjakarta itu.
Condrokirono menjelaskan, prosesi pembagian ubarampe gunungan hanya diikuti abdi dalem dan kerabat dekat Keraton. Semua abdi dalem baik yang bertugas maupun yang mengikuti prosesi tersebut wajib memakai masker serta menjaga jarak sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
Upacara inti dalam pembagian ubarampe serupa dengan prosesi garebeg yang biasa dilaksanakan. Sebelum dibagikan, ubarampe lebih dahulu dirangkai dan diinapkan satu malam. Jumlah ubarampe berupa rengginang yang dibagikan sama banyak dengan jumlah rengginang pada Gunungan Estri dan Gunungan Dharat saat upacara garebeg.
Setelah dibacakan doa oleh Abdi Dalem Kaji, ubarampe gunungan yang terdiri atas 2.700 tangkai rengginang dibagikan kepada Abdi Dalem Keraton Jogjakarta, Kepatihan, dan Puro Pakualaman.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=wBBGqDXn3R4
https://www.youtube.com/watch?v=ihaVe7E1CXE
https://www.youtube.com/watch?v=0ZMn97Fp3eI

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
