Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Agustus 2018 | 05.35 WIB

Menggali Bahasa Bojonegaran, Budaya Lokal Bojonegoro

Ketua Komunitas Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (PSJB), JFX Hoery. - Image

Ketua Komunitas Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (PSJB), JFX Hoery.

JawaPos.com - Selain kekayaan alam hasil industrialisasi pertambangan minyak dan gas bumi, nilai budaya Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) merupakan hal lainnya yang dapat ditonjolkan.


Letak nilai budaya tersebut adalah, bahasa daerah yang digunakan dalam berkomunikasi sehari-hari. Bojonegoro yang berada di wilayah perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah ini, memiliki bahasa daerah sendiri. Bahasa itu tidak dimiliki daerah lain.


Ketua Komunitas Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (PSJB), JFX Hoery mengatakan, bahasa lokal daerah Bojonegoro merupakan sub bahasa yang digunakan oleh masyarakat dalam berdialog sehari-hari. Bahasa daerah Bojonegoro disebut Bahasa Bojonegaran. Bahasa tersebut, kini masih dalam pendataan untuk disahkan dalam peraturan.


"Selama pendataan di lapangan, sejauh ini baru ditemukan sebanyak kurang lebih 220 kosa kata lokal Bojonegoro," kata Hoery, Selasa (31/7).


Menurut dia, secara geografis bahasa daerah Bojonegoro dipengaruhi dua kebudayaan yang berbeda. Di sisi Barat wilayah Bojonegoro, bahasa sehari-hari yang digunakan masyarakat terpengaruh dengan bahasa Mataraman. Sementara sisi Timur Bojonegoro terpengaruh dengan bahasa Surabaya. "Namun secara karakteristiknya, bahasa daerah Bojonegoro ini masuk dalam kategori bahasa pesisir," terangnya.


Pendataan bahasa daerah Bojonegaran ini, nantinya diharapkan bisa dikampanyekan kepada pelajar dengan cara menambah pelajaran bahasa daerah di setiap sekolah. Termasuk dalam penggunaannya di lingkungan keluarga.


"Misalnya dengan cara pembiasaan satu hari berbahasa Jawa di sekolah," tambah Harry Nugroho, yang juga salah satu anggota di PSJB.


Salah satu kosa kata bahasa daerah Bojonegaran di antaranya, Sembrek (nakal); Nyenggrek (menggayuh); Deprok (duduk); Jengker (berbicara), Lebi (tutup); Mire (pergi); Genyo (kenapa); Ndasem (kepala mu); Wekem (punya kamu); Sicok (satu) dan masih banyak lainnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore