Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Maret 2021 | 13.34 WIB

Sebanyak 44 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Takziah di Sleman

Ilustrasi petugas melakukan rapid test Covid-19. Hendra Nurdiyansyah/Antara - Image

Ilustrasi petugas melakukan rapid test Covid-19. Hendra Nurdiyansyah/Antara

JawaPos.com–Pemerintah Daerah Istimewa Jogjakarta menyebutkan, 44 orang positif Covid-19 berdasar tes usap antigen dari klaster takziah di Dusun Blekik, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

”Sudah saya tanyakan ke Kabupaten Sleman yang Sardonoharjo. Memang betul ada yang semula dari takziah,” kata Juru Bicara Pemda Jogjakarta untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.

Dia menjelaskan, dalam kasus itu, warga yang meninggal dunia tidak terinfeksi Covid-19. Meski demikian, putra dari warga yang meninggal itu terkonfirmasi positif Covid-19 setelah sebelumnya mengalami gejala.

Dinkes Sleman selanjutnya melakukan tes usap antigen terhadap para warga yang sebelumnya melayat ke rumah duka itu. Total 148 orang menjalani tes usap antigen pada 24 Maret. Sebanyak 22 orang di antaranya dinyatakan positif.

Pada 26 Maret, lanjut Berty Murtiningsih, pelacakan kontak erat terkait dengan klaster itu kembali dilakukan Dinkes setempat. Dari 174 orang yang melakukan tes usap antigen, 22 orang dikonfirmasi positif Covid-19.

”Total 44 orang yang positif antigen selanjutnya menjalani tes usap PCR dan isolasi di selter Rusun Gemawang, Mlati, Sleman,” terang Berty Murtiningsih.

Meski hasil PCR belum keluar, menurut Berty, perlakuan terhadap mereka layaknya pasien positif Covid-19 pada umumnya.

Merespons kasus itu, Wakil Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jogjakarta Biwara Yuswantana meminta Satgas Penanganan Covid-19 di desa memperketat pengawasan warga terkait dengan potensi penularan Covid-19.

Dia juga meminta warga desa meningkatkan kehati-hatian dengan menerapkan protokol kesehatan.

”Ini perlu kesadaran masyarakat bahwa kondisinya masih seperti ini. Kita perlu betul-betul hati-hati,” tutur Biwara.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=QB4zXnVCmtk&ab_channel=JawaPos

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore