
Tol Pekanbaru-Dumai yang pengerjaannya capai 40 persen.
JawaPos.com -Pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai hingga kini baru mencapai 40 persen. Jalan bebas hambatan ini, ditargetkan akan selesai di akhir 2019.
Pimpinan Proyek PT Hutama Karya (HK) Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1 dan 2, Bambang Hendrarto mengatakan, untuk seksi 1 pembebasan lahan sudah mencapai angka 95 persen Sedangkan konstruksinya sudah mencapai 50,5 persen.
"Februari untuk seksi satu ini sudah teraspal semua dan Mei tinggal finishing. Mei karena tidak banyak lagi kendala di lapangan," kata dia saat mendampingi Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim melakukan peninjauan, Rabu (30/1).
Ia mengungkapkan, adapun kendala yang dialami Hutama Karya selaku kontraktor adalah, struktur tanah timbun yang tinggi. "Kalau tinggi, cepat kerjakannya pada operasional bisa amblas. Itu pernah terjadi di trans Jawa. Kan ada yang retak dan amblas separuh. Menghindari itu tidak terlalu cepat, harus dilebihkan dulu," jelasnya.
Sedangkan untuk seksi 2, sebutnya, saat ini pembebasan lahan sudah 69 persen dengan fisik 38,5 persen. Di seksi ini, Bambang mengaku ada sedikit persoalan lahan yang melintasi kawasan hutan.
"Tapi itu sudah difasilitasi oleh Pemprov Riau dalam pengurusan izin lingkungan. Sekarang masih proses pinjam pakai di Kementerian LHK," sebutnya.
Sementara itu, Gubernur Riau Wan Thamrin usai meninjau seksi 1 dan 2 tol tersebut berharap, agar pengerjaan bisa selesai akhir 2019. Meski begitu, ia menyadari bahwa pembangunan jalan bebas hambatan memang sulit. Karena adanya masalah pembebasan lahan.
"Pelepasan lahan, bahwa dari Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Negeri kita pakai konsinyasi. Apapun yang kita lewati, karena ini program PSN. Tidak lagi ada hukum di atas itu, kita lewati. Banyak tantangan, betul. Tapi kita bersikukuh bersama dan ini program bersama," tegasnya.
Dengan begitu, Pemprov Riau siap mendukung apapun kendala yang dialami Hutama Karya di lapangan. "Apapun yang merupakan kewajiban Pemprov Riau kami siap. Bahkan saya sudah meneken surat pinjam pakai kawasan ke Kementerian LHK. Insya Allah ini sudah final," imbuhnya.
Mantan Bupati Rohil ini juga berharap, agar di bulan Maret mendatang, Presiden Joko Widodo dapat meninjau kembali jalan tol ini. "Mungkin itu tinjau yang terakhir beliau bisa selfie di tol (sebelum Pilpres). Karena pada Maret itu Pekanbaru tuan rumah HUT Damkar Nasional," sebutnya.
Untuk diketahui, pembangunan jalan tol ini sudah dimulai sejak Desember 2016. Tol ini dibagi menjadi 6 seksi, yaitu Seksi I Pekanbaru-Minas; Seksi II Minas-Kandis Selatan; Seksi III Kandis Selatan-Kandis Utara; Seksi IV Kandis Utara-Duri Selatan; Seksi V Duri Selatan-Duri Utara; dan Seksi VI Duri Utara-Dumai.
Panjang keseluruhan mencapai 131.5 kilometer. Selain seksi 1 dan 2, untuk seksi pembebasan lahan mencapai 84.7 persen dan fisik 46 persen. Kemudian, untuk seksi 4 pembebasan lahannya kini mencapai 89 persen dan fisik 34 persen.
Selanjutnya, seksi 5 pembebasan lahan baru mencapai 58 persen dan fisik 22.8 persen. Terakhir, seksi 6 progres lahannya mencapai 87.9 persen dan fisik 37.5 persen.
"Komitmennya bujur lalu melintang patah, apapun kita hadapi. Untuk sebuah jalan tol ini apapun kita hadapi. Karena bagaimanapun, kita sudah dibeking. Tidak ada sebuah hukum di atas ini. Ini program nasional. Mesti jadi, tak pernah mundur," pungkas Gubernur Riau.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
