
Petugas menunjukan vaskin sinovac sebelum melakukan vaksinasi covid-19 tahap I di Rumah Sakit Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat, Kamis (14/1/2021). Tahap I vaksin diberikan kepada pejabat daerah dan tenaga kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan
JawaPos.com-Bupati Ngawi Budi Sulistyono tidak lolos skrining kesehatan untuk divaksin Covid-19 saat pencanangan vaksinasi yang dilakukan di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Bupati tidak divaksin karena usianya mencapai 61 tahun, sedangkan batas usia orang yang boleh diberi vaksin Covid-19 Sinovac adalah 18–59 tahun.
’’Sebelum divaksin ada pemeriksaan kesehatan dengan sejumlah kriteria. Salah satunya adalah kriteria usia. Kebetulan di usia itu saya tidak masuk, karena saya di atas 60 tahun,’’ ujar Bupati Budi Sulistyono di sela kegiatan pencanangan vaksin Covid-19 di Ngawi, Rabu (27/1), seperti dikutip dari Antara.
Pihaknya menyatakan hal itu tidak menjadi masalah sebab telah sesuai dengan aturan. Ia mengharapkan pejabat yang lain yang mendapat kesempatan divaksin perdana agar memotivasi dan memberi keyakinan ke masyarakat bahwa vaksin Covid-19 yang dilakukan pemerintah aman.
’’Vaksin Covid-19 ini aman dan halal. Ini merupakan upaya pemerintah untuk keluar dari pandemi,’’ ucap dia.
Pihaknya meminta warga Ngawi tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, meski kegiatan vaksinasi telah dilakukan di Ngawi. Sebab, jatah vaksin masih terbatas dan belum sampai ke masyarakat karena masih prioritas berisiko tinggi.
Dalam pencanangan vaksin perdana di Kabupaten Ngawi, sejumlah pejabat Forkopimda, tokoh agama, dan pewakilan profesi mendapat kesempatan divaksin.
Sejumlah pejabat yang mendapat kesempatan pertama divaksin tersebut antara lain Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Dandim 0805/Ngawi Letkol Inf Totok Priyo Kismanto, serta Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya.
Sesuai data, Kabupaten Ngawi menerima sebanyak 2.680 dosis vaksin Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan akan diberikan kepada pihak yang terdata sesuai nama dan alamat. Adapun sasaran penerima vaksin Covid-19 tahap pertama tersebut sudah jelas, yakni tenaga kesehatan, dokter, serta Forkopimda setempat. (*)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
