Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Desember 2018 | 00.01 WIB

Gubernur Sulsel Serahkan 3 Ribu Sertifikat Tanah untuk Rakyat

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam penyerahan simbolis 3 ribu sertifikat gratis kepada warga penerima di Lapangan Indoor, PT Telkom, Jalan Ap Pettarani, Makassar, Rabu siang (26/12). - Image

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam penyerahan simbolis 3 ribu sertifikat gratis kepada warga penerima di Lapangan Indoor, PT Telkom, Jalan Ap Pettarani, Makassar, Rabu siang (26/12).

Jawapos.com- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menyerahkan 3 ribu sertifikat tanah untuk rakyat. Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui perwakilan warga penerima sertifikat, Rabu siang (26/12).


Dari 24 kabupaten dan kota di Sulsel, 9 kabupaten tersebar untuk warga penerima. Rinciannya, Kota Makassar 1000 bidang; Kabupaten Gowa, dan Maros masing-masing 500 bidang; Kabupaten Takalar 300 bidang; Kabupaten Jeneponto 150 bidang; Kabupaten Pangkep 200 bidang; Kabupaten Barru 200 bidang; Kabupaten Bantaeng 100 bidang; dan Kabupaten Bone 50 bidang.


"Ini adalah sebuah program yang sangat mulia oleh Bapak Presiden (Jokowi) yang ingin menuntaskan hak alas para pemilik lahan," kata Nurdin Andullah di Lapangan Indoor, PT Telkom, Jalan Ap Pettarani, Makassar.


Penyerahan sertifikat ini merupakan rangkaian realisasi pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dari program kerja Presiden Jokowi-JK. Prosesnya melalui Kemeterian Agraria dan Tata Ruang, ditindaklanjui oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan diserahkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) kepada warga.


Program ini bertujuan untuk menghidari terjadinya konflik lahan karena kepemilikan tanah di tengah-tengah masyarakat. Sertifikat juga bisa mempermudah masyarakat meminjam modal usaha di perbankan.


"Ingin mengambil pinjaman modal tetapi tidak memiliki alas hak. Masyarakat tidak bisa mengambil duit di bank. Akhirnya cari yang lebih simpel, bunganya lebih mahal. Akhirnya yang kasihan kan masyarakat," jelas Nurdin.


Penyerahan sertifikat ini juga sebagai wujud dan bukti konsistensi pemerintah untuk mendorong percepatan penyelesian yang berujung ke persoalan sengketa lahan.


"Saya kira lima tahun ini sudah hampir tuntas (target). Apalagi tahun ini sudah 7 juta (bidang di Indonesia) dan saya kira ini memang sebuah langkah yang sangat mulia," ujarnya.


Nurdin mengapresiasi inovasi yang dilakukan melalui BPN Sulsel, termasuk sinergi yang dibangun. Orang nomor satu dalam jajaran Pemprov Sulsel ini juga berharap agar kerja sama bisa berfungsi untuk memberantas mafia tanah dan pungutan liar.

Editor: Dida Tenola
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore