
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Sumatera Barat (Sumbar) Leonardi Harmainy ditemui usai sosialisai empat pilar MPR RI di asrama haji Padang, Kamis (26/4).
JawaPos.com - Pemahaman Empat Pilar MPR RI, mulai dari Pancasila, Undang Undang Dasar, Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 45), NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus digencarkan pada generasi muda. Sehingga, para penerus Bangsa kelak memahami betul garis perjuangan yang akan dipersembahkan untuk Negara.
Selain itu, pemahaman Empat Pilar tidak saja menyoal konstitusi. Namun, juga moral, etika dan Tuhan. Maka dengan Empat Pilar dapat membrangus perilaku Lesbian Gay Biseksual Dan Transgender (LGBT).
Hal ini disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Sumatera Barat (Sumbar) Leonardi Harmainy dalam gelaran sosialisasi Empat Pilar MPR Ri di hadapan ratusan niniak mamak (Pemimpin adat) 18 kabupaten/kota yang tergabung dalam Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, di Aula Asrama Haji Padang, Kamis (26/4).
"Terjadinya aksi dan perbuatan diluar kebiasaan masyarakat dulu, adalah dampak pudarnya pemahaman anak kemenakan dengan Empat Pilar," terang Leonardi Dt Bandaro Basa.
Selaku wakil daerah yang juga niniak mamak, Leonardi beranggapan, LKAAM selaku organisasi adat tertinggi di Sumbar memiliki peranan penting dan strategis untuk meneruskan nilai-nilai Empat Pilar kepada masyarakat, anak dan kemenakan.
"LKAAM punya kekuatan menjaga nilai empat pilar ini. Sejatinya, dapat bersinergi dengan Negara untuk masa depan generasi yang lebih baik," katanya.
Apalagi, Sumbar yang dikenal sebagai daerah dengan semboyan "Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah" (ABS-SBK) saat ini tengah didera fenomena LGBT. Virus yang jelas-jelas bertentangan dengan adat dan agama Islam. Dimana virus tersebut menyebar dengan pesat di Ranah Minang.
Mantan ketua DPRD Sumbar menilai, perlu sinergi pemerintah, ulama, masyarakat, keluarga dan niniak-mamak sebagai komandan anak dan kemenakan di Minangkabau.
"Kita tidak bisa bayangkan, hancurnya generasi gara-gara virus tersebut. Makanya, kita berharap LKAAM Sumbar mampu membentengi generasi muda dengan pemahaman Empat Pilar dan agama," katanya.
"Ayam jantan sesama ayam jantan saja tidak mau begitu. Ini manusia, dan itu tidak boleh dibiarkan. Harus segera diberantas, agar jumlahnya tidak terus bertambah," sambung senator itu.
Sementara itu, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) M Sayuti Rajo Pangulu mengatakan, terjadinya perpecahan dan gejolak di Indonesia tidak lepas dari ketidakpahaman anak Bangsa tentang empat pilar yang menjadi landasan pemersatu bangsa.
"Mengabaikan Empat Pilar, berarti melupakan sejarah. Melupakan sejarah berujung lupa diri. Setelah itu, tidak tau diri, dan selanjutnya menempuh jalan kiri," kata M Sayuti dihadapan sekitar 150 orang niniak mamak dari 18 kabupaten/kota di Sumbar.
LKAAM lanjutnya, berupaya semaksimal mungkin menyalurkan pemahaman itu kepada anak kemenakan. LKAAM menganggap, hal itu menjadi tanggung jawab moral untuk ditanamkan kepada diri generasi muda.
"Kalau pemahaman negaranya baik, agamanya baik, virus perpecahan sampai LGBT dapat ditangani," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022