
Bobby dan Kahiyang saat akan memasuki upacara adat, Jumat (24/11)
JawaPos.com - Pernikahan adat Mandailing antara Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Kahiyang Ayu berlangsung di Kompleks Bukit Hijau Regency, Taman Setia Budi Indah Medan, Jumat, (24/11) hingga Sabtu, (25/11). Ritual adat pada hari Jumat pukul 06.00 WIB diawali dengan Manalpokkon Lahan ni Horja atau pemotongan hewan kurban berupa kerbau.
Menurut H. Pandapotan Nasution, selaku pemangku adat yang akan memimpin jalannya upacara adat ngunduh mantu Kahiyang-Bobby di Medan, makna dan filosofi Manalpokkon Lahan ni Horja adalah menunjukkan rasa ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, melaksanakan, memelihara, mengembangkan, dan melestarikan seluruh nilai-nilai leluhur yang sudah berumur ratusan tahun, rasa kebersamaan, rasa tolong-menolong, rasa kegotongroyongan, saling menghargai, saling menghormati dan juga memberi manfaat kepada masyarakat.
"Horja sifatnya luwes. Tidak ada ketentuan yang tegas tentang berapa dana yang harus disediakan, apa yang harus disajikan dan berapa hari waktu yang disediakan. Untuk melaksanakan horja dapat dengan biaya dan tenaga maksimal dapat juga minimal. Besar kecilnya horja tergantung kepada partisipasi seluruh keluarga,"ujarnya.
“Dari beberapa marga yang ada dalam struktur suku Mandailing akan memberikan sumbangan hewan kurban. Total akan ada 10 ekor kerbau yang akan dikurbankan sebagai landasan upacara adat, tutur H. Pandapotan Nasution, SH yang bergelar Patuan Kumala Pandapotan.
Upacara adat Manalpokkon Lahan ni Horja ini dihadiri oleh 50 orang keluarga, dengan pembicara Faisal Oloan Nasution yang bergelar Mangaraja Parlindungan, Pasununan Nasution yang bergelar Sutan Parimpunan, dan Parlagutan Nasution yang bergelar Sutan Parlagutan.
Marga Mandailing atau atau Mandahiling sendiri terdiri dari Lubis, Nasution, Pulungan, Batubara, Parinduri, Lintang, Harahap, Hasibuan (Nasibuan), Rambe, Dalimunthe, Rangkuti (Ra Kuti), Tanjung, Mardia, Daulay, Matondang, dan Hutasuhut. Suku Mandailing memiliki keunikan karena tidak semuanya mencantumkan marga dalam namanya karena dianggap cukup sebagai identitas antara orang Mandailing/Mandahiling sendiri.
Selain itu, di antara orang Mandailing ada juga yang tak memakai sistem patrilineal atau sistem marga, melainkan memakai sistem matrilineal atau yang diistilahkan sebagai sistem suku dalam bahasa Minang, seperti contohnya etnik Lubu yang merupakan penduduk asli Mandahiling. Selain itu, marga juga bisa diartikan sebagai dusun, seperti halnya arti marga di wilayah Sumatera Selatan.
Dalam hal inilah dalihan na tolu berfungsi. Semua anggota keluarga berhak bicara tanpa kecuali. Jika semua kaum kerabat telah berbicara barulah diambil kata sepakat sebagai hasil musyawarah dan kata sepakat itulah disebut domu ni tahi.
Di dalam adat Mandailing dan Batak secara keseluruhan, adat itu statusnya apa, kelasnya apa, ditunjukkan juga oleh apa yang dipotong. Landasan dari acara itu yang paling tinggi tingkatannya yang dipotong adalah kerbau, tutur Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang menjadi Suhut Kahanggi dari keluarga Bobby Nasution.
Acara Manalpokkon Lahan ni Horja ini memerlukan peralatan kain kuning dan anak ni manuk na langka-langka indalu. Secara keseluruhan, peserta Manalpokkon Lahan ni Horja terdiri atas Suhut, Kahanggi, AnakBoru, Namora Natoras, dan Harajaon.
Suhut diwakili oleh Darmin Nasution dan Erwan Nasution. Ada tiga Kahanggi yang terdiri dari Faisal Oloan Nasution yang bergelar Mangaraja Parlindungan, Pasununan Nasution yang bergelar Sutan Parimpunan, dan Parlindungan Nasution yang bergelar Mangaraja Gunung.
AnakBoru yang terlibat adalah Ridwan Lubis bergelar Nangkodo Rajo, Husin Hasibuan yang bergelar Tongku Raja Muda, Sarmadan Hasibuan bergelar Sutan Hakim, Chairuddin Lubis bergelar Sutan Pandapotan, dan Abersyah Harahap. Namora Natoras yang dipilih adalah Moh. Saleh Nasution yang bergelar Pagar Martua. Harajaon yang turut serta dalam Manalpokkon Lahan ni Horja terdiri atas sembilan orang dari keluarga marga Nasution dan marga Lubis.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
