JawaPos Radar | Iklan Jitu

17 Ribu Ekor Anjing Berkeliaran, Poso Endemis Rabies

Terdapat 380 Kasus Gigitan

24 September 2018, 12:39:18 WIB | Editor: Ilham Safutra
17 Ribu Ekor Anjing Berkeliaran, Poso Endemis Rabies
Ilustrasi: sepanjang delapan bulan terdapat 380 kasus gigitan anjing di Poso. 317 di antaranya dinyakan positif rabies. (Pixabay.com)
Share this

JawaPos.com - Kota Poso memiliki populasi anjing 17 ribu ekor. Angka sebesar itu berimbas pada kasus gigitan anjing yang jumlahnya mencapai 380 kasus. 317 kasus di antaranya positif rabies. Hal itu membuat Kota Poso dinyatakan sebagai endemis rabies.

"Dari 19 kecamatan di Poso, hanya Poso Kota yang tidak memelihara anjing," kata Kepala Dinas Pertanian Poso Heningsih Tampai.

Karena itu, pemerintah Poso tidak kaget ketika Dinas Kesehatan Poso melansir data adanya 380 kasus gigitan anjing sepanjang Januari-Juli 2018. "Menurut saya, itu masih sedikit. Bisa jadi lebih banyak dari itu," ujar Heningsih.

Sangat mungkin tidak semua kasus gigitan anjing terdata oleh dinas kesehatan atau dilaporkan ke instansi pemerintah oleh korban. Karena itu, menurut Heningsih, jumlahnya mungkin lebih besar lagi. Apalagi, populasi anjing mencapai 17 ribu.

Lalu, bagaimana upaya menanggulangi kasus rabies tersebut? Heningasih mengakui, pihaknya mengalami banyak kendala untuk menanganinya. Selain kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan anjing peliharaannya yang masih rendah, pemerintah Poso terkendala keterbatasan anggaran untuk pembelian vaksin antirabies.

"Jumlah populasi anjing 17 ribuan, tapi anggaran vaksin untuk hewan rabies hanya 4.000 vaksin," ungkapnya. Heningsih menyebutkan, idealnya untuk pencegahan rabies harus menyentuh setidaknya 90 persen populasi hewan penular rabies.

(bud/JPG/c22/fim)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up