
Ilustrasi: Sepanjang empat tahun terakhir kasus rabies sudah menelan 19 korban jiwa di Kalteng.
JawaPos.com - Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) masih menjadi momok menakutkan di Kalimantan Tengah (Kalteng). Bahkan setiap tahun relatif terjadi di sejumlah kabupaten/kota. Dalam kurun waktu 2014-2018, jumlah korban jiwa akibat rabies mencapai 19 orang. Kasus gigitan tertinggi terjadi di Palangka Raya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Yayu Indriaty mengungkapkan, setiap tahun kasus rabies terus terjadi. Bahkan, banyak korban yang meninggal. Faktornya, keterlambatan dibawa ke puskesmas untuk dilakukan pembersihan dan pemberian vaksin antirabies (VAR).
"Iya, tidak segera dibawa ke fasilitas kesehatan, dalam hal ini puskesmas. Bisa juga karena aksesnya jauh. Atau karena ketidaktahuan bahwa gigitan hewan penular rabies harus segera diobati," ungkap Yayu kepada Kalteng Pos (Jawa Pos Group) kemarin (4/9).
Dia mengungkapkan, ada beberapa hewan yang berpotensi menularkan rabies. Antara lain, anjing, kucing, kera, dan kelelawar.
"Jenis hewan penular rabies itu banyak. Namun, memang ada yang belum paham sehingga tidak langsung mendapat vaksin antirabies. Di puskesmas ada (VAR). Di RS juga ada. Tetapi, yang paling dekat dengan masyarakat adalah puskesmas sehingga harus tersedia," tegasnya.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Kalteng Hj Prihati Titik Mulyani mengungkapkan, RS dan dinkes harus selalu menyediakan VAR. Tidak boleh sampai kosong. Sebab, menurut informasi, ada kasus orang yang digigit anjing. Namun, ketika dirujuk ke puskesmas, vaksin tidak tersedia. Ternyata, vaksi hanya ada di dinkes.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022