
Photo
JawaPos.com - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan sejumlah bantuan kepada korban terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Mereka juga membentuk satgas reaksi cepat untuk mendistribusikan bantuan di posko yang terletak di Wisma Sinar Kasih yang menjadi salah satu yang terdekat dari titik lokasi gempa yang meliputin Kecamatan Pacet, Cugenang dan Cipanas.
Bantuan yang diberikan sendiri berupa kebutuhan pokok seperti tenda darurat, makanan instan, kebutuhan bayi, obat-obatan serta perlengkapan tidur. Ketua Umum IA-ITB, Gembong Primadjaya menegaskan aksi kemanusiaan ini telah menghimpun donasi dari para alumni senilai Rp 204 juta sekaligus juga dalam bentuk barang-barang kebutuhan pokok bagi warga terdampak gempa.
"Sampai hari ini sudah terkumpul 204 juta rupiah ditambah donasi dalam bentuk barang-barang kebutuhan-kebutuhan yang bisa disumbangkan kepada masyarakat di sini. Mudah-mudahan dukungan bisa terus bertambah," ujar Gembong dalam keterangan resmi yang diterima.
Gembong menegaskan, ke depan pihaknya berharap dapat berkoordinasi dengan pimpinan daerah Cianjur maupun tokoh-tokoh masyarakat setempat termasuk juga pimpinan daerah Jawa Barat untuk menanggulangi masalah-masalah pascagempa secara bersama-sama.
"Termasuk masalah trauma healing kemudian juga bagaimana mengembalikan kehidupan masyarakat seperti sebelumnya dengan mengembalikan tempat tinggal mereka lagi. Kami akan bentuk tim lagi untuk mengusulkan konstruksi bangunan yang direkomendasikan untuk di bangung lagi di daerah-daerah yang sekarang ini terdampak gempa," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua IA-ITB yang juga Ketua Satgas Peduli Gempa Cianjur, Denda Alamsyah mengatakan, saat ini bantuan yang telah masuk akan difokuskan yang belum wilayah terdampak yang belum tersentuh seperti di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet yang saat ini ada seribu yang mengungsi akibat rumah hancur akibat gempa.
"Kami suplai makanan instan, makanan bayi, obat-obatan. Kebutuhan yang lain itu terpal tenda untuk berlindung kemudian selimut, banyak sekali bayi yang kasihan kedinginan dengan tenda yang pinggirnya itu nggak tertutup apalagi di sini daerah dingin. Insya Allah donasi ini kita akan pergunakan, akan kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan atau kebutuhan warga terdampak," pungkasnya

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
