JawaPos Radar

Home Industry Terbakar, 8 Rumah Warga Ikut Ludes Dilalap Api

23/09/2018, 11:36 WIB | Editor: Budi Warsito
Home Industry Terbakar, 8 Rumah Warga Ikut Ludes Dilalap Api
Kondisi home industry sandal yang rata dengan tanah dilumat kebakaran. Di depan pabrik sudah dipasang garis polisi (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Warga Dusun Candi, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo, seharusnya sedang bersantai menikmati hari libur. Tetapi, Minggu (23/9) pagi ini, mereka justru dilanda kepanikan. Si jago merah mengamuk di tengah-tengah pemukiman padat penduduk itu.

Informasi yang dihimpun JawaPos.com di lokasi kejadian, api pertama kali muncul sekitar pukul 07.30 WIB. Salah seorang warga, Eko Sriagus mengatakan titik api berasal dari sebuah home industry. "Jadi pabrik itu biasa memproduksi sandal. Di dalam banyak spon, sehingga api cepat besar," kata Eko kepada JawaPos.com.

Sontak warga yang kebanyakan masih istirahat, berbondong-bondong keluar rumah berusaha memadamkan api. Mereka berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Ada yang mengambil air dengan ember di bak kamar mandi, ada yang mengulur slang dari rumahnya, ada juga yang memanfaatkan air Musala Darul Falah.

Home Industry Terbakar, 8 Rumah Warga Ikut Ludes Dilalap Api
Salah satu rumah warga yang terdampak kebakaran (Dida Tenola/JawaPos.com)

Eko menambahkan, rumahnya juga ikut ludes dilahap api. "Rumah ini saya kontrakkan. Kena api, karena memang mepet sama pabrik," tambahnya.

Area home industry itu memang berada di tengah-tengah pemukiman. Temboknya hampir menyatu dengan rumah-rumah warga. Lebar sekatnya kira-kira sekitar 100 cm. Sangat mepet. Wajar jika kemudian api cepat menjalar ke rumah-rumah warga.

Saat kebakaran terjadi, home industry tersebut tutup. Tidak ada aktifitas produksi. Yang disayangkan warga, sama sekali tidak ada penjaga pabrik. "Kalau Minggu memang libur. Tapi seharusnya tetap ada yang berjaga di dalam. Jaga-jaga kalau ada kejadian (kebakaran) seperti ini, tapi ya kenyataannya sudah kejadian," lanjut Eko.

Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, hingga pukul 10.30 WIB, empat mobil PMK masih disiagakan di lokasi. Meskipun api sudah padam, namun asap masih terlihat muncul dari puing-puing sisa kebakaran.

Beberapa warga sudah ada yang mulai mengembalikan perabotan ke dalam rumah. Ada yang bergotong royong mengangkut sofa, mesin cuci, sampai kasur.

Kepala Desa Wedoro M. Nafi'menjelaskan, ada delapan rumah warga yang ikut ludes terbakar. "Sementara warga yang rumahnya terbakar ditampung di kerabat dan saudara," jelasnya.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up