Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2020 | 17.23 WIB

Banjir Sering Dikeluhkan, Bobby-Aulia Gulirkan Gerakan Medan Tajir

Bobby Nasution saat bersilaturahmi dengan ibu-ibu di Kota Medan, Selasa (13/10). (For JawaPos.com) - Image

Bobby Nasution saat bersilaturahmi dengan ibu-ibu di Kota Medan, Selasa (13/10). (For JawaPos.com)

JawaPos.com - Banjir menjadi persoalan paling krusial di Kota Medan. Kondisi yang karut marut membuat masyarakat meminta para wali kota ke depan bisa mengatasi masalah itu.

Persoalan itu ditangkap oleh pasangan calon wali kota Medan, Bobby Nasution-Aulia Rachman. Aulia Rachman menyebut bahwa dirinya mendapat banyak laporan tentang buruknya kondisi infrastruktur di Kota Medan. Mulai dari jalan rusak dan drainase yang tidak berfungsi. Kedua masalah itu memicu terjadinya banjir setiap hujan melanda.

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan komitmennya bersama Bobby Nasution untuk melakukan pembenahan infrastruktur di ibu kota Sumatera Utara (Sumut) itu. Tidak

"Untuk banjir di bantaran sungai, kami berdua (Bobby-Aulia) tengah membuat kajian agar kanal pengendalian banjir yang sudah ada dapat berfungsi dengan baik. Semua itu memang butuh proses. Untuk infrastruktur adalah kewajiban pimpinan daerah untuk membenahi kotanya," ujar Aulia Minggu (18/10).

Bobby Nasution menambahkan, dalam mengatasi banjir, pihaknya sudah menyiapkan gerakan yakni Medan Tanpa Banjir alias Medan Tajir. Program itu nantinya memodernisasi sistem drainase supaya tidak ada lagi genangan air saat hujan. Sumur serapan terus diperbanyak. Pengelolaan anggaran dimaksimalkan untuk membenahi infrastruktur.

"Banjir bisa dicegah dengan pembenahan saluran air dan aliran air ke pembuangan. Ini adalah komitmen saya dan Bang Aulia. Semua ada solusinya," jelas Bobby.

Menantu Presiden Jokowi itu menyebut, permasalahan banjir dan infrastruktur lebih sering didengarnya dari warga. Baik yang di pinggir kota maupun di pusat kota.

Sebagaimana yang dikemukakan Basir, warga Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati, Jalan Brigjend Katamso, Medan Maimun. Dia mengeluhkan banjir yang kerap melanda. Luapan air Sungai Deli kerap merendam permukiman warga.

Baca juga:


"Sungai Deli ini sudah lama sekali tidak dikeruk, Pak. Airnya juga dangkal. Kalau hujan dan sungai meluap, banjirnya sampai ke atap rumah kami," ujar Basir.

Basir mengaku belum ada wali kota Medan yang menepati janji untuk membereskan banjir. Khususnya di bantaran Sungai Deli.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

https://www.youtube.com/watch?v=qz-XVouTgU4&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore