alexametrics

Aktivis Medan Minta Bobby Siapkan Selter Bagi Anak Penderita HIV/AIDS

18 Oktober 2020, 14:33:27 WIB

JawaPos.com – Lima aktivis menuntut calon wali kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan program penanganan penderita HIV/AIDS.

Tuntutan itu dikemukakan saat bertemu calon wali kota nomor 2 itu di Media Center Tim Pemenangan Bobby-Aulia, Jalan Cik Di Trio, Medan Kota, Sabtu (17/10) malam.

Aktivis yang hadir adalah Samara Yudha dan Syafrinal (Jaringan Indonesia Positif), Sri Amanah (Medan Plus), Ida Purnama, Nur dan Mimin (Kpema/Kader Peduli Masyarakat).

“Terkait dengan penanganan HIV harus ada program yang memang bisa diimplenetasikan, terutama pengadaan selter. Lantaran kami kebingungan menampung anak dengan HIV. Mereka biasanya ditinggal, karena orang tua yang sudah meninggal, dan butuh nutrisi yang cukup, susunya saja susu khusus,” ucap Yudha.

Yudha dan rekan-rekannya berharap pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman menyiapkan program pembuatan selter bagi pengidap HIV/AIDS, terutama yang berusia anak-anak atau anak dengan HIV/AIDS (ADHA).

Yudha menyebut, dalam beberapa tahun terakhir sekitar 80 orang ADHA bisa ditangani dengan bantuan dari donatur. Namun, penanganan itu terkendala tidak adanya selter bagi ADHA. Dia menyebut, cara penanganan itu telah dilakukan di Solo. “Selter itu milik pribadi. Bukan milik pemerintah,” sebutnya.

Ketua Kpema Ida Purnama mengatakan, sejak tujuh tahun terakhir para ADHA di Medan kerap belum mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Padahal, kader kesehatan di 21 kecamatan di Medan selalu berada paling depan dalam penanganan kasus TB, gizi buruk, dan HIV/AIDS.

“Demi melaksanakan program, kami menjalankan usaha UMKM dengan membuat dan menjual cairan cuci piring. Tapi pemasaran terkendala karena belum ada izin produksi, makanya butuh bantuan dari Bang Bobby,” ungkap Ida.

Aktivis Medan Plus Sri Amanah menyebut, hingga 25 September 2020 terdapat 4.293 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang didampingi Medan Plus. 75 persen atau sebanyak 3.188 di antaranya adalah laki-laki dan 1.105 perempuan. Kemudian, terdapat 130 ADHA yang sebagian besar yatim piatu.

Di tempat itu, Bobby Nasution merasa senang sekali karena mendapat banyak masukan dari pegiat kesehatan, terkhusus yang fokus dengan masalah HIV, ADHA, dan UMKM.

Dari antara masukan itu, dirinya diharapkan menyiapkan program penanggulangan HIV. “Memang sejauh ini kita sudah bicarakan terkait pencegahan dan solusi penanganan. Terkait selter dan nutrisi untuk ADHA ini akan kita coba pelajari,” kata menantu Presiden Jokowi itu.

Bobby menegaskan, pihaknya sangat serius sekali untuk memberantas HIV/AIDS di Kota Medan. “Selama ini yang kita pikirkan untuk menyiapkan rumah singgah bagi ADHA atau anak dengan HIV/AIDS,” katanya.

Menurut suami Kahiyang Ayu itu, harus ada aksi agar masyarakat tahu HIV/AIDS dan sudah banyak pengidapnya di Medan. Adapun program yang dirancang yakni dengan memberantas tempat-tempat maksiat, dan penyediaan sudut-sudut literasi bagi kawula muda.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra




Close Ads