
SISA PELURU: Peluru yang tercecer dalam upaya penangkapan terduga teroris di Jalan Kaliurang Km 9,5 Sleman belum lama ini.
JawaPos.com - Densus 88 melakukan 'pembersihan' terhadap terduga teroris di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Selama Juli ini, setidaknya sudah ada 9 orang yang berhasil diamankan. Sebanyak 3 diantaranya dinyatakan tewas karena ada perlawanan ketika hendak ditangkap.
Rabu (11/7) pagi, sebuah keluarga di RT 5/35, Bedingin Wetan, Sumberadi, Mlati, Kabupaten Sleman, diamankan. Seorang pria atas nama Saefulloh, 45, dibawa oleh petugas beserta istri dan anaknya.
Tim dari Mabes Polri yang langsung turun itu juga mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya pedang, busur panah, pisau sangkur, laptop, dan beberapa buku.
Malamnya, istri dan anak dari Saefulloh dipulangkan ke rumah kontrakan. Sementara Saefulloh masih diidentifikasi lebih lanjut oleh petugas.
Menurut Ketua RT 5/35 Bedingin Wetan, Sumarjono, penangkapan keluarga yang baru mengontrak rumah milik tetangganya itu baru berjalan sekitar 5 bulan saja. Sekitar 2-3 bulan, dirinya pun mendapatkan informasi tentang track record Saefulloh mengenai keterkaitannya dengan tindak dugaan teroris.
Namun sengaja Sumarjono tak pernah mengungkit atau mengkonfirmasi informasi itu kepada Saefulloh. Pensiunan polisi itu mempersilakan yang bersangkutan untuk menjalani kehidupan biasa, dengan berjualan bakso tusuk dan martabak. "Daripada nanti tidak nyaman, dipantaunya sulit," katanya, kepada JawaPos.com, beberapa waktu lalu.
Pada hari yang sama, 2 terduga teroris ternyata juga diamankan di Kabupaten Bantul. Mereka yaitu Maryanto, dari Mrisi, Tirtonirmolo, dan Gutomo dari Dusun Kerto Tengah, Kecamatan Pleret.
Bupati Bantul, Suharsono pun mengakui penangkapan warga di wilayahnya yang dilakukan oleh Densus 88. "Benar, ada 2 yang ditangkap di Bantul," ucapnya.
P
eristiwa rentetan penangkapan ini, semakin heboh pada Sabtu (14/7) petang. Tempat kejadiannya berada di Jalan Kaliurang km 9,5 Ngaglik, Sleman.
Kejar-kejaran memakai sepeda motor yang dilakukan oleh Densus 88 terjadi. Terduga teroris yang berjumlah 3 orang pun sempat melukai 2 petugas. Mengakibatkan luka bacok di bagian pinggang dan tangan.
Terduga dalam peristiwa itu juga sempat ada yang membajak sebuah truk. Serta menyandera perempuan, warga sekitar. Menanyainya mengenai keberadaan rekan dari terduga yang memakai sepeda motor kabur ke mana.
Upaya pelarian para terduga pada petang itu akhirnya berakhir. Sebanyak 2 orang ditembak di tepi jalan. Sementara 1 lagi yang menyandera perempuan, ditembak di halaman depan rumah milik warga.
Pada malamnya, Kabid Humas Polda DIJ AKBP Yulianto yang datang ke lokasi pun mengiyakan. Ketiganya merupakan terduga teroris. Penangkapan ini juga merupakan pengembangan dari pengamanan sebelumnya. "Ya total ada 8 (terduga teroris yang sudah diamankan)," katanya, malam itu.
Belum berhenti di situ, pada Rabu (18/7) kembali Densus 88 dari Mabes Polri mengamankan terduga teroris. Atas nama Ismail, yang tinggal bersama istri dan anak-anaknya di Jalan Perumnas Condong Sari, Padukuhan Ngropoh, Kelurahan Condongcatur, Depok, Sleman,
Pengembangan yang dilakukan, Densus 88 pun melakukan penggeledahan rumah kontrakan Ismail di Jalan Selokan Mataram No. 11B, RT 12/50 Pogung Dalangan, Sinduadi, Mlati, Sleman, yang digunakan untuk rumah makan.
Dari penangkapan terhadap Ismail itu, petugas juga mengamankan busur panah, CD, maupun buku-buku Islam. Kapolres Sleman, AKBP Firman Lukmanul Hakim memang mengiyakan penangkapan itu dilakukan oleh Densus.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
