Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Oktober 2018 | 03.05 WIB

Wali Kota Solo Ancam Tutup Pabrik Pencemar Limbah di Saluran PDAM

TERCEMAR: Salah seorang petugas menunjukkan contoh air berwarna merah yang dikeluhkan warga. - Image

TERCEMAR: Salah seorang petugas menunjukkan contoh air berwarna merah yang dikeluhkan warga.

JawaPos.com - Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo bereaksi keras terkait adanya pabrik pewarna yang membuang limbahnya ke saluran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Menurutnya, hal tersebut sangat berbahaya jika sampai diminum oleh masyarakat yang merupakan pelanggan PDAM.


Maka dari itu, Rudy pun mengancam akan mencabut izin pabrik yang berlokasi di jalan Adi Sumarmo, nomor 257, Banyuanyar, Banjarsari tersebut. "Kalau mencemari lingkungan dan tidak ada izinnya ya harus ditutup, karena tidak ada pengolahan limbahnya. Tapi kalau punya izin, tapi mencemari ya cabut izinnya," tegasnya kepada JawaPos.com, Kamis (18 /10).


Menurutnya, pabrik tersebut sudah menyalahi aturan karena tidak menyediakan tempat untuk pengolahan limbah bahan pewarna tekstilnya. Lebih parahnya, limbah tersebut di masukkan ke dalam saluran air PDAM yang masuk ke rumah pelanggannya. 


"Ya karena pabrik itu tidak mempunyai pengolahan limbah, dan agar tidak ada pabrik lain yang serupa," katanya.


Rudy menambahkan, limbah yang masuk ke rumah warga itu diketahui siang hari. Jika hal tersebut diketahui malam hari, dan warga tidak menyadari langsung memasaknya dan mengkonsumsi hal itu bisa sangat berbahaya. Mengingat, limbah tersebut mengandung berbagai bahan berbahaya. 


"Kalau malam langsung direbus karena tidak kelihatan merahnya kan bisa membuat masyarakat celaka," ungkapnya.


Maka dari itu, Rudy pun mendorong agar pihak PDAM melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian. Sehingga, kasus pencemaran air PDAM ini bisa diusut tuntas. Pasalnya, pencemaran ini sangat berbahaya terlebih jika air tersebut sampai dikonsumsi oleh masyarakat.


"Proses secara hukum, karena itu membahayakan. Untuk itu diketahuinya pagi, kalau malam terus mati lampu dan langsung dimasak kan bisa celaka," ucapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore